Demo Gabungan Mahasiswa Lurug DPRD Kota Malang Ancam Bawa Massa Lebih Banyak

Demo gabungan mahasiswa
oppo_2

Kota Malang, Inimalangraya.com – Demo gabungan mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Kota Malang dan Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Malang kecam sikap Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI yang dianggap telah membajak konstitusi.

Aksi demo tersebut terkait rencana Revisi Undang-undang (UU) Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).

Ratusan massa berjumlah ratusan dari kalangan mahasiswa tersebut tidak hanya kecam sikap DPR RI yang dianggap membajak konstitusi.  Mereka juga ajak masyarakat kawal putusan penting Mahkamah Konstitusi (MK) terkait Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).

Kecaman itu tertuang dalam tulisan di spanduk yang dibentangkan oleh para mahasiswa yang mengikuti aksi demo tersebut.

“DPR membajak konstitusi, kawal putusan MK” tulis spanduk dalam demo gabungan mahasiswa itu.

Suara perlawanan demonstrasi dari Malang tersebut didasari penolakan pada sikap Badan Legislatif (Baleg) DPR RI yang berencana merevisi UU Pilkada.

Baleg DPR RI ditengarai hendak melakukan revisi UU Pilkada setelah MK menelurkan dua keputusan terkait pelonggaran ambang batas pencalonan kepala daerah untuk semua partai politik dan penegasan putusan MK soal syarat batas usia calon kepala daerah.

Bahkan, para demonstran dalam orasinya mengancam akan membawa massa lebih besar lagi untuk mengawal keputusan MK tentang Pilkada tersebut.

Tinggalkan Komentar