Aksi Kawal Keputusan MK; Ribuan Massa Tuntut Penegakan Demokrasi

Kota Malang, Inimalangraya.com – Aksi kawal keputusan MK di Kota Malang dihadiri ribuan massa dari berbagai elemen. Mereka menggelar aksi demonstrasi mengawal keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) tentang aturan syarat peserta Pilkada. Rencananya, keputusan MK tersebut akan dianulir oleh DPR RI, Jumat (2e/8).
Ribuan massa tersebut selain dari kalangan mahasiswa. Mereka tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Malang dan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), dan Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI), Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI), Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI), serta Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Malang Raya tumplek blek di area Alun-alun Tugu Kota Malang.
Ribuan massa yang sudah berkumpul di depan DPRD Kota Malang atau Alun-alun Tugu Kota Malang jumlahnya semakin bertambah, Jumat (23/8) sekira pukul 14:00.
Terlihat, seorang emak-emak juga mengikuti aksi kawal keputusan MK. Ia membentangkan poster bertuliskan ‘Aku emak-emak Anak 2, Gak Rela Anakmu Bikin Rusuh se-Indonesia’.
Dalam kesempatan ini, ribuan massa dengan lantang menyuarakan revolusi sebagai lampiasan ketidakpuasan terhadap pemerintah. Bahkan, massa juga menyuarakan yel-yel sindiran yang ditujukan untuk oligarki pemerintahan.
Selain mahasiswa dan emak-emak, juga tampak terlihat keluarga korban tragedi Kanjuruhan.
Orator pun menyampaikan bahwa 135 itu bukan sekedar angka, namun korban jiwa tragedi Kanjuruhan, yang saat ini masih belum mendapatkan keadilan.
Berdasarkan pantauan di lokasi, sejumlah kendaraan pengamanan aksi unjuk rasa telah dikerahkan di sekitar Gedung DPRD Kota Malang, bahkan pintu gerbang depan Gedung DPRD Kota Malang telah digembok.
BACA JUGA

