Usut Tuntas Tragedi Kanjuruhan Di Tengah Demo Kawal Keputusan MK

Usut tuntas tragedi kanjuruhan
Demo Usut tuntas tragedi Kanjuruhan di tengah demo kawal keputusan MK di Kota Malang (Toski)

Kota Malang, Inimalangraya.com – Usut tuntas tragedi Kanjuruhan jadi salah satu agenda demo ribuan massa yang juga gelar aksi kawal keputusan MK di depan gedung DPRD Kota Malang, Jumat (23/8/2024).

Selain demo revisi aturan syarat peserta Pilkada oleh DPR RI, massa juga menuntut usut tuntas tragedi Kanjuruhan yang mengakibatkan 135 orang meninggal dunia.

Aksi demonstrasi yang kedua tersebut mengakibatkan pagar di sebelah selatan gedung DPRD Kota Malang roboh akibat didorong oleh massa.

Sebelum merobohkan pagar, massa juga sempat membakar ban dan melempar keranda mayat bertuliskan ‘RIP Demo Crazy’.

Aksi demonstrasi usut tuntas tragedi Kanjuruhan yang dilakukan sekitar pukul 15.00 tersebut, selain dari elemen mahasiswa, juga sejumlah keluarga korban Tragedi Kanjuruhan ikut datang dan berada di kerumunan pendemo.

“Kami dari keluarga korban Kanjuruhan masih terus dan terus memperjuangkan keadilan. Hidup korban, jangan diam. Kita harus lawan Jokowi,” kata salah satu keluarga korban saat berorasi diatas mobil orasi.

Orator juga menyampaikan bahwa 135 itu bukan sekedar angka. Ia menyebutkan 135 korban jiwa tragedi Kanjuruhan hingga saat ini masih belum mendapatkan keadilan

Massa yang berjumlah ada sekitar 6.000 orang ini berupaya menguasai gedung DPRD Kota Malang dengan menyuarakan kata-kata ‘revolusi’.

Ribuan massa sudah berkumpul di depan DPRD Kota Malang atau Alun-alun Tugu Kota Malang sejak pukul 14:00

Massa membubarkan diri sekitar pukul 18.00. Sebelumnya, Ketua DPRD Kota Malang I Made Riandiana Kartika menerima mereka untuk menjalani mediasi.

Bahkan, massa juga mengancam akan kembali menggelar aksi demo dengan kekuatan massa lebih banyak lagi.

Tinggalkan Komentar