DPMPTSP Kota Batu Kenalkan SIPPOIN, UMKM Siap Melesat

Kota Batu, inimalangraya.com,- Dalam upaya mendukung pengembangan UMKM dan sektor ekonomi kreatif, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Batu menggelar acara “Njagong Bareng SI KUAT DI IKAT (Solusi Pelaku Usaha Kuat Menjadikan Investasi Ekonomi Meningkat) Edisi 4” pada Rabu (4/9). Acara ini berlangsung di Verna Cafe and Scenery, Desa Gunungsari, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu.
Acara ini bertujuan untuk membina kemandirian UMKM dan meningkatkan daya saing mereka, dengan tema “Fasilitasi Kemudahan Berusaha Sektor Ekonomi Kreatif dan Industri Kecil Menengah serta Pengenalan Program SIPPOIN DPMPTSP (Sistem Informasi Peluang dan Potensi Investasi) berbasis web.”
SIPPOIN, memiliki tujuan utama untuk mempromosikan UMKM dan sektor ekonomi kreatif di Kota Batu. Aplikasi berbasis web ini digagas oleh Kepala DPMPTSP Kota Batu, Dyah Lies Tina P. Program ini diharapkan dapat membuka akses informasi yang lebih luas bagi para pelaku usaha lokal, sekaligus menarik minat investor untuk berinvestasi di Kota Batu.
Aplikasi SIPPOIN memiliki sistem akurasi informasi yang ketat. Di mana setiap usaha yang ingin dipromosikan harus melalui proses verifikasi oleh dinas terkait. Proses verifikasi ini melibatkan Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) dan DPMPTSP, yang akan memastikan legalitas dan kelengkapan administrasi, seperti badan hukum dan Nomor Induk Berusaha (NIB).
Membangun Sinergi Antara UMKM dan Investor
Kasi Analis Ahli Madya DPMPTSP Kota Batu, Bambang Supriyanto, menyampaikan bahwa aplikasi ini merupakan terobosan penting bagi pengembangan ekonomi lokal.
“SIPPOIN akan menjadi sarana promosi yang efektif bagi UMKM di Kota Batu. Kami berharap melalui aplikasi ini, pelaku usaha dapat memanfaatkan peluang yang ada dan menciptakan kemitraan dengan investor serta sektor pariwisata,” ujar Bambang.
Dengan adanya SIPPOIN, produk-produk lokal diharapkan dapat lebih dikenal, baik di tingkat lokal maupun nasional. Selain itu dengan adanya SIPPOIN diharapkan dapat meningkatkan potensi kemitraan antara UMKM, investor, dan pengusaha pariwisata.
Acara Njagong Bareng ini juga mengumumkan rencana penyelenggaraan Investment Award pada bulan November mendatang. Ajang ini akan memberikan penghargaan kepada para pelaku usaha dengan tiga kategori. Kategori tersebut meliputi Penanaman Modal Asing (PMA), Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN), dan Usaha Mikro Kecil (UMK). Program ini merupakan bentuk apresiasi atas kontribusi UMKM dalam meningkatkan investasi dan ekonomi lokal.
Dengan acara Njagong Bareng dan program SIPPOIN, DPMPTSP Kota Batu berharap dapat terus mendukung perkembangan UMKM. Sehingga kedepanya dapat tercipta iklim investasi yang lebih baik di Kota Batu.
Sumber: PPID Kota Batu
BACA JUGA
