Jatim Sabet WTN 2024, Bukti Transportasi Publik Maju

Jakarta, inimalangraya.com,- Jawa Timur kembali membuktikan komitmennya dalam penataan transportasi publik dengan meraih penghargaan Wahana Tata Nugraha (WTN) 2024. Penghargaan ini diserahkan oleh Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, kepada Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Timur, Adhy Karyono, dalam rangkaian peringatan Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) yang berlangsung di JIExpo Kemayoran, Jakarta, pada Sabtu, (7/8).
Pemerintah Provinsi Jawa Timur menerima apresiasi tinggi dari Menhub Budi Karya Sumadi atas dedikasi dan komitmennya dalam mewujudkan tata kelola transportasi yang mendukung mobilitas masyarakat secara optimal. Menurutnya, penghargaan ini bukan hanya sekadar pengakuan, tetapi juga sebagai dorongan bagi daerah lain untuk meningkatkan kualitas transportasi publik mereka.
“Kami sangat menghargai kerja keras dan dedikasi Pemprov Jatim dalam mengelola sistem transportasi publik. Semoga penghargaan ini dapat menjadi motivasi bagi daerah lain untuk terus berupaya meningkatkan transportasi massal mereka,” ujar Budi Karya Sumadi dalam keterangan resminya.
Daerah-daerah Berprestasi dalam WTN 2024
Dalam ajang WTN 2024, Jawa Timur mencatatkan prestasi gemilang dengan 20 daerah yang meraih penghargaan dari tiga kategori berbeda. Untuk kategori Kota Kecil, penghargaan diberikan kepada Kabupaten Tuban, Nganjuk, Gresik, Bojonegoro, Kediri, Blitar, Tulungagung, Mojokerto, Pacitan, Trenggalek, dan Magetan.
Sementara itu, kategori Kota Sedang meliputi Kota Madiun, Kediri, Blitar, Mojokerto, Kabupaten Banyuwangi, Malang, dan Jember. Untuk kategori Kota Besar, Kota Malang meraih penghargaan, sementara Kota Surabaya menerima Klasifikasi Kota Raya, penghargaan tertinggi dalam ajang ini.
Pemprov Jatim juga mendapatkan Piagam Penghargaan sebagai bentuk apresiasi atas partisipasinya dalam penilaian kinerja penyelenggaraan Sistem Transportasi Perkotaan Tahun 2024. Penghargaan ini menegaskan bahwa Jawa Timur terus berkomitmen dalam meningkatkan sistem transportasi yang efisien dan berkelanjutan.
Dengan berbagai pencapaian ini, Jawa Timur menunjukkan bahwa penataan transportasi publik yang baik. Penataan ini tidak hanya mempengaruhi mobilitas masyarakat tetapi juga memberikan dampak positif pada kualitas hidup secara keseluruhan.
Sumber: Dishub Provinsi Jawa Timur
BACA JUGA

