Diterpa Isu Perpecahan di Pilkada, Ini Tanggapan DPC PDIP Kabupaten Malang

Kota Malang, Inimalangraya.com – Menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Malang, jajaran pengurus Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (DPC PDIP) Kabupaten Malang diterpa isu perpecahan dalam memberikan dukungan terhadap calon Bupati (Cabup) Malang.
Hal itu dikarenakan dalam Pilkada Kabupaten Malang mendatang ada dua cabup Malang yang merupakan kader PDIP.
Mereka adalah HM Sanusi dan H Gunawan.
Akan tetapi, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) menurunkan rekomendasi kepada HM Sanusi sebagai petahana maju di Pemilihan Bupati (Pilbup) Malang 2024.
Mengetahui rekomendasi turun ke HM Sanusi, Gunawan tetap menyatakan maju.
Namun dengan membawa dukungan dari empat partai politik (parpol), yakni Partai Golkar, Partai Demokrat, Partai Hanura, dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).
Dengan munculnya Gunawan sebagai salah satu kandidat dalam konstetasi politik di Pilbup Malang, maka di Kabupaten Malang tetap tercipta demokrasi.
Masyarakat Kabupaten Malang mempunyai pilihan untuk memilih paslon Bupati Malang sesuai keinginan hati nuraninya.
Padahal, sebelumnya banyak masyarakat memprediksi Pilbup Malang mendatang, pasangan calon (Paslon) Sanusi-Lathifah (Salaf) bakal melawan kotak kosong.
Namun ternyata muncul nama Gunawan-Umar di pilbup Malang.
Munculnya Isu Perpecahan di DPC PDIP Kabupaten Malang
Karena nasib rakyat ditentukan dalam 5 tahun mendatang, sehingga harus memilih paslon yang tepat.
Dengan adanya Paslon Gunawan – Umar, ditengarai pengurus DPC PDIP Kabupaten Malang terpecah.
Karena selain sama-sama kader PDIP, Sanusi dan Gunawan merupakan teman sejak kecil.
Tempat tinggalnya juga sama-sama di Desa Gondanglegi, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang.
Menanggapi hal tersebut, Sekretaris DPC PDIP Kabupaten Malang, yang kini juga menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPRD Kabupaten Malang Darmadi membantah, jika ada perpecahan dukungan Cabup Malang.
“Hingga kini DPC PDIP Kabupaten Malang masih tegak lurus mengamankan rekomendasi dan mendukung Sanusi-Lathifah (Salaf) maju di Pilkada Kabupaten Malang 2024,” ucap Darmadi, saat dikonfirmasi, Selasa (17/9/2024).
Menurut Darmadi, kabar jajaran pengurus DPC PDI-P Kabupaten Malang pecah itu hanya sekedar isu.
Dan saat ini pihaknya masih solid untuk kemenangan Paslon Sanusi -Latifah (Salaf).
“Itu hanya isu itu, pengurus dan kader PDIP masih solid untuk memenangkan Salaf. Itu dibuktikan dengan struktur DPC di 33 Partai Anak Cabang (PAC), yang tersebar di 390 desa. Badan dan sayap semua siap memenangkan Paslon Salaf,” tegasnya.
BACA JUGA

