Tim Labfor Polda Jatim Olah TKP Kebakaran Pasar Comboran

Kota Malang, Inimalangraya.com – Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jawa Timur (Jatim) mendatangi Pasar Comboran yang berada di Jalan Prof Moch Yamin, Kelurahan Sukoharjo, Kecamatan Klojen, Selasa (17/9/2024)
Kedatangan tim labfor Polda Jatim tersebut untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mencari penyebab kebakaran yang terjadi beberapa hari lalu.
Dari pantauan dilokasi, Tim Labfor Polda Jatim tersebut beranggotakan 4 personel dan tiba di lokasi kebakaran sekitar pukul 13.00.
Terlihat, tim labfor tersebut langsung menuju ke lantai 3 pasar dan melakukan penyisiran. Mereka juga memeriksa setiap sudut area lantai 3 pasar untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) sekaligus mencari penyebab kebakaran.
Perlu diketahui, di lantai 3 tersebut merupakan tempat parkir mobil dan lapak pedagang pakaian bekas, serta tempat untuk menurunkan barang.
Kapolsek Klojen, Kompol Syabain Rahmad Kusriyanto, saat dikonfirmasi awak media di lokasi kebakaran membenarkan adanya tim labfor yang telah datang ke lokasi kebakaran Pasar Comboran Baru Barat tersebut.
“Tim Labfor sudah datang ke lokasi Pasar Comboran. Dan yang datang ini, adalah tim Labfor Polda Jatim,” tegasnya singkat.
Terpisah, Ketua Paguyuban Pedagang Pasar Comboran, Mochammad Samidi mengatakan, bahwa pedagang yang berada di lantai dasar atau lantai 1 sudah mulai kembali berjualan sejak Senin (16/9/2024) lalu.
“Pedagang di lantai dasar, sudah mulai berjualan sejak kemarin. Terdapat kurang lebih 100 pedagang, yang kebanyakan berjualan sembako serta daging ayam. Kalau di lantai 2 dan 3 masih belum ada aktivitas, karena masih disterilkan dan menunggu olah TKP,” katanya.
Menurut Samidi, para pedagang yang ada di lantai dasar berinisiatif melakukan aktivitas jualan sendiri. Karena di lantai dasar ini, tidak terkena dampak kebakaran.
“Para pedagang di lantai dasar itu berinisiatif sendiri melakukan aktivitas jualan, karena tidak terdampak kebakaran itu,” jelasnya.
Samidi menjelaskan, bahwa Pasar Comboran Baru Barat ini memiliki 1.200 kios. Dari jumlah tersebut, sebanyak 800 kios dibiarkan terbengkalai oleh pemiliknya.
“Karena pasar sepi, akhirnya beberapa pedagang tidak mau jualan disini dan membiarkan kiosnya terbengkalai. Untuk data pedagang yang masih aktif berjualan disini, dengan rincian lantai dasar sebanyak 100 pedagang. Di lantai 2 kurang lebih 13 pedagang serta lantai 3 ada 73 pedagang, dan tiap pedagang memiliki lebih dari satu kios,” terangnya.
Sedangkan, lanjut Samidi, pedagang yang ada di lantai 3 dan terdampak kebakaran akan direlokasi.
“Rencananya, akan direlokasi ke lantai 2 dan secepatnya akan dilakukan. Tapi sebelum lantai 2 ditempati, akan disiapkan penerangan yang memadai,” tandasnya.
BACA JUGA

