Lewat Jargon Peduli Wong Cilik, Paslon ABADI Siap Atasi Permasalah Kota Malang lewat 9 Proritas

Paslon ABADI Peduli Wong Cilik
Paslon Abadi tancap gas dengan berpatokan pada jargon Peduli Wong Cilik (Toski)

Kota Malang, Inimalangraya.com – Lewat Jargon Koalisi Rakyat Peduli Wong Cilik, pasangan calon (Paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Malang, HM Anton dan Dimyati Ayatulloh (ABADI) yakin bisa mengatasi permasalahan yang kerap terjadi di Kota Malang

Paslon ABADI langsung tancap gas setelah resmi menyandang nomor urut 3.

Paslon ini membeberkan 9 prioritas dalam menyelesaikan permasalahan yang ada di Kota Malang.

Terdiri d ari dua skala prioritas wajib, tiga skala prioritas utama, serta 4 prioritas pendukung,

“Jadi, yang menjadi dua skala prioritas wajib, adalah pendidikan dan kesehatan,” ucap pria yang akrab disapa Abah Anton ini, saat ditemui awak media, Selasa (24/9).

Menurut Abah Anton, pendidikan formal dan non formal merupakan hal yang penting. Hal ini berkaca pada dihantuinya bagi orangtua yang memberikan pendidikan untuk anak di Kota Malang.

“Permasalahan masyarakat kita hari ini, sehingga Abadi memberikan solusi terbaik lewat program pendidikan formal dan non formal,” jelasnya.

Selain itu, lanjut Abah Anton, untuk bisa cepat menyelesaikan persoalan masalah yang ada di Kota Malang, diperlukan sinergitas antara pemerintah dengan akademisi.

Itulah yang akan dijalankan Paslon ABADI yang memang selalu berfokus pada jargon Peduli Wong Cilik

“Itu pernah saya canangkan di tahun 2013-2018 lalu dengan melakukan kerjasama 32 kampus. Sekarang ini ada 60 kampus. Sehingga memperbesar kerjasama dengan akademisi dengan pemerintah. Itu sangat diperlukan,” terangnya.

Sedangkan, tambah Abah Anton, dalam bidang kesehatan, ABADI berencana melanjutkan program Abah Anton sebelumnya.

Caranya dengan memberikan pelayanan penuh di puskesmas, yang juga diimbangi dengan perkembangan lewat pelaporan secara rutin setiap se-Minggu sekali.

Dan tidak diperbolehkan ada pungutan kepada masyarakat.

“Jadi, untuk pendaftaran di puskesmas tanpa ada biaya atau gratis, kalau untuk permasalahan banjir, macet, dan parkir. Kami berkomitmen tetap akan berjalan mengatasi persoalan itu, program fungsi jalan adalah untuk kendaraan.  Jalan tetap isinya luar biasa parkir, PKL , dan sebagainya. Tim Abadi segera merumuskan untuk perubahannya,” tegasnya.

Tinggalkan Komentar