Sam HC-Ganis Beberkan Berbagai Program Jika Terpilih di Pilkada Kota Malang

Kota Malang, Inimalangraya.com – Pasangan calon Wali Kota dan Calon Wakil Wali Kota Malang Nomor Urut 2, Heri Cahyono-Ganisa Pratiwi Rumpoko (Sam HC-Ganis) telah menyiapkan program-program jika terpilih.
Program-program tersebut diantaranya tentang perbaikan kinerja para pejabat publik di lingkung Pemerintah Kota (Pemkot) Malang.
Dan mengatasi persoalan anak muda di Kota Malang, jika nantinya terpilih sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota setempat dalam kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2024.
Calon Wali Kota Malang Heri Cahyono, akrab disapa Sam HC, mengatakan jika terpilih, dirinya akan memberlakukan rapor kinerja bagi para pejabat publik di lingkung Pemerintah Kota (Pemkot) Malang.
Rapor kinerja tersebut didasari hasil penilaian kinerja oleh masyarakat.
“Insya Allah bertahap. Misal wali kota digaji oleh masyarakat karena itu masyarakat harus tahu juga rapornya. Selama ini tidak pernah,” ucapnya, Minggu (29/9/2024).
Menurut Sam HC, rapor itu juga menjadi bagian transparansi pemerintah kota setempat kepada masyarakat Kota Malang. Karena didasari penilaian kinerja yang merupakan upaya pertanggungjawaban terhadap kepercayaan dari masyarakat.
“Kalau laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPJ) diserahkan ke DPRD saja. Tidak dibuka ke publik kan harusnya dibuka. Karena publik yang menggaji,” tegasnya.
Sementara itu, Calon Wakil Wali (Cawawali) Kota Malang Ganisa Pratiwi Rumpoko menyatakan, bahwa pihaknya telah menyiapkan program untuk selesaikan persoalan anak muda di Kota Malang. Yakni Kuliah Gratis, Gampang Kerjoan, dan Layanan Psikolog.
“Kalau program kuliah gratis itu untuk meningkatkan SDM. Kita upayakan utamanya untuk yang tidak mampu. Ini solusi agar anak muda di Kota Malang semakin berkembang,” kata wanita yang akrab disapa Ganis ini.
Sebab, lanjut Ganis, berdasarkan Data Dinas Tenaga Kerja, Penanaman Modal, dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (Disnaker-PMPTSP) Kota Malang, angka pengangguran di awal tahun 2023 lalu tercatat mencapai 7,66 persen dari 452.836 warga Kota Malang yang masuk angkatan kerja.
Dengan kata lain sebanyak 34.678 orang yang masih menganggur.
“Jadi, selain SDM ditingkatkan, kami juga akan melakukan program Gampang Kerjoan. Caranya dengan menyiapkan wadah penyedia layanan kerja dan pelatihan peningkatan skill kewirausahaan untuk warga Kota Malang,” jelasnya.
“Lalu untuk progam Peduli Mental Health yang akan dilakukan dengan menyediakan layanan psikolog di tiap puskesmas,” tambahnya.
Selain itu, tambah Ganis, beberapa aspirasi masyarakat Kota Malang juga akan dijalankan. Hal ini bertujuan untuk membangun Kota Malang menjadi lebih baik.
“Hampir di semua kelurahan sudah kami datangi. Kami bagi tugas tinggal pemerataan di RW. Rata-rata orang curhat tentang penanganan banjir, kemacetan, dan usaha,” tegasnya.
BACA JUGA

