Simak Adab-Adab dalam Bertamu Penting Menjadi Perhatian

 

Penting menjadi perhatian jika Silaturahim sangat dianjurkan dalam agama Islam karena dapat meluaskan rezeki dan memperpanjang umur.

Ada banyak bentuk dan ragam silaturahim, salah satunya dengan berkunjung ke rumah seseorang, baik itu keluarga, kerabat, saudara, maupun tetangga.

Berikut adab-adab dalam bertamu ke rumah orang lain seperti dilansir dari Adab-adab dalam Bertamu :

وَأَمَّا آدَابُ الضَّيْفِ فَهُوَ أَنْ يُبَادِرَ إلَى مُوَافَقَةِ الْمُضِيفِ فِي أُمُورٍ : مِنْهَا أَكْلُ الطَّعَامِ ، وَلَا يَعْتَذِرُ بِشِبَعٍ ، وَأَنْ لَا يَسْأَلَ صَاحِبَ الْمَنْزِلِ عَنْ شَيْءٍ مِنْ دَارِهِ سِوَى الْقِبْلَةِ وَمَوْضِعِ قَضَاءِ الْحَاجَةِ . وَلَا يَتَطَلَّعُ إلَى نَاحِيَةِ الْحَرِيمِ ، وَلَا يُخَالِفُ إذَا أَجْلَسَهُ فِي مَكَان وَأَكْرَمَهُ بِهِ . وَلَا يَمْتَنِعُ مِنْ غَسْلِ يَدَيْهِ ، وَإِذَا رَأَى صَاحِبَ الْمَنْزِلِ قَدْ تَحَرَّكَ بِحَرَكَةٍ فَلَا يَمْنَعُهُ مِنْهَا

 

Artinya: Adab bertamu adalah sesegera mungkin beradaptasi dengan tuan rumah dalam beberapa hal,  antara lain:

 

  1. Menyantap makanan (yang dihidangkan), tak perlu beralasan sudah kenyang.
    2. Tidak bertanya pada tuan rumah tentang sesuatu di rumahnya kecuali arah kiblat dan toilet.
    3.  Tidak mengintip ke arah tempat wanita
    4. Tidak menolak ketika dipersilakan duduk di suatu tempat dan (tidak menolak) ketika diberi penghormatan.
  2. Membasuh kedua tangan (ketika hendak makan dengan tangan).
    6. Ketika melihat tuan rumah bergerak untuk melakukan sesuatu, jangan mencegahnya.

Keenam adab tersebut dituliskan oleh Muhammad bin Ahmad bin Salim as-Safarini, dalam Ghida’ al-Albab Syarh Mandzumah al-Adab, juz 2, halaman 117).

 

 

 

Tinggalkan Komentar