Polresta Malang Kota: Pasar Malam Sejarah Jadi Magnet Wisata!

Acara pembukaan Pasar Malam Tong Tong Night Market 2024 yang bersejarah ini tak hanya menjadi ajang nostalgia tetapi juga simbol dukungan Polresta Malang Kota terhadap sektor UMKM dan pariwisata. Foto: Humas Polri
Pasar Malam Tong Tong Night Market 2024

MALANG, inimalangraya.com,– Pada Kamis malam, (25/7), suasana yang khas dari masa lalu melingkupi Jalan Cerme no 16, Kelurahan Oro-Oro Dowo. Pembukaan Tong-Tong Night Market 2024 yang bersejarah ini tak hanya menjadi ajang nostalgia tetapi juga dukungan Polresta Malang Kota terhadap UMKM dan pariwisata. Pasar Malam Tong Tong Night Market 2024, berlangsung dari tanggal 25 hingga 28 Juli 2024.

Kehadiran Polresta Malang Kota: Komitmen Untuk UMKM dan Pariwisata

Kompol Syabain Rahmad Kusriyanto, mewakili Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Budi Hermanto, menegaskan bahwa Polresta Malang Kota berkomitmen untuk mendukung kemajuan UMKM serta pariwisata di Kota Malang. “Kami melihat Pasar Malam Tong Tong ini sebagai sebuah platform penting untuk mempromosikan produk lokal dan menarik wisatawan,” ungkap Kompol Syabain dengan penuh semangat. Dukungan ini diharapkan tidak hanya meningkatkan daya tarik wisata kota tetapi juga memperkuat ekonomi lokal.

Pasar Malam dengan Sentuhan Sejarah: Dari Hindia Belanda ke Malang

Tong Tong Night Market 2024 menyuguhkan suasana yang menghidupkan kembali nuansa pasar malam masa Hindia Belanda. Night Market ini mengusung konsep “jadul” yang dipadukan dengan elemen modern. Pasar ini menampilkan berbagai stan kuliner, kerajinan tangan, dan hiburan tradisional yang mencerminkan kekayaan budaya lokal dan kolonial.

 

Baca Juga:

 

Di Balik Layar: Inspirasi dari Tong Tong Fair

Terinspirasi dari Tong Tong Fair di Belanda yang telah ada sejak 1959, Pasar Malam ini merayakan tradisi pasar malam yang telah ada sejak masa Hindia Belanda. Tradisi ini, yang dibawa oleh masyarakat Indo setelah kemerdekaan Indonesia, kini menjadi salah satu festival budaya terbesar di Belanda. Melalui pasar malam ini, diharapkan nilai-nilai budaya tersebut dapat dikenalkan dan diapresiasi oleh masyarakat Indonesia.

Jembatan Budaya antara Belanda dan Jawa Timur

Sebagai tempat penyelenggaraan, The Shalimar Boutique Hotel dengan arsitektur bersejarah dari tahun 1930-an, menjadi jembatan budaya antara Belanda dan Jawa Timur. Hotel ini menawarkan nuansa klasik yang selaras dengan tema pasar malam, menambah keunikan dan keaslian acara.

Dengan dukungan Polresta Malang Kota, Pasar Malam Tong Tong diharapkan dapat menjadi magnet wisata. Hal tersebut akan mendongkrak ekonomi lokal dan mempererat sinergi antara kepolisian, masyarakat, dan pelaku usaha. Semoga acara ini menjadi langkah awal yang sukses dalam meningkatkan kesejahteraan dan daya tarik pariwisata di Kota Malang.

Sumber: Humas Polri

 

Tinggalkan Komentar