Polisi Kawal PKKMB Hybrid UB, Meminimalisir Kemacetan

Senin (12/8), Universitas Brawijaya (UB) memulai pelaksanaan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Tahun Akademik 2024/2025. Polsek
Suasana lalu lintas di Gerbang UB Jl. Veteran no. 16, Lowokwaru. Foto: Polresta Malang

KOTA MALANG, inimalangraya.com,- Senin (12/8), Universitas Brawijaya (UB) memulai pelaksanaan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Tahun Akademik 2024/2025. Polsek Lowokwaru telah bersiaga penuh untuk memastikan keamanan dan kelancaran lalu lintas di sekitar kampus. Dengan kehadiran sekitar 15 ribu mahasiswa baru dari berbagai daerah, suasana kampus menjadi sangat ramai.

Konsep hybrid yang diterapkan dalam PKKMB ini, menggabungkan kegiatan daring dan luring, ternyata tidak mengurangi semangat para mahasiswa baru. Ribuan mahasiswa mengikuti upacara pembukaan secara tatap muka sebelum melanjutkan kegiatan daring dari rumah masing-masing.

Strategi Pengaturan Lalu Lintas

Kapolsek Lowokwaru, Kompol Anton Widodo, menyatakan pihaknya telah melakukan koordinasi intensif dengan pihak kampus untuk mencegah kemacetan.

“Meskipun PKKMB ini hybrid, kami tetap menyiagakan personel untuk mengatur lalu lintas, terutama di sekitar kampus,” ujar Kompol Anton.

 

Baca Juga:

 

Seluruh pintu gerbang UB dibuka untuk memperlancar arus keluar masuk mahasiswa, menghindari penumpukan kendaraan, baik milik mahasiswa maupun ojek online yang menjadi andalan transportasi mereka.

Polsek Lowokwaru juga memberikan imbauan kepada pengemudi ojek online agar tidak berkerumun di sekitar pintu gerbang kampus.

“Personel kami akan mengatur agar penjemputan dapat berjalan lancar,” tambah Kompol Anton.

Upaya ini diharapkan dapat meminimalisir kemacetan dan memastikan para mahasiswa dapat tiba di lokasi dengan aman dan tepat waktu.

Waspada Terhadap Tindak Kejahatan

Selain fokus pada pengaturan lalu lintas, Polsek Lowokwaru juga mengingatkan para mahasiswa baru untuk selalu waspada terhadap segala bentuk tindak kejahatan.

“Kami ingatkan kepada adik-adik maba untuk selalu menjaga barang bawaannya dan memarkir kendaraan di tempat yang aman. Jangan ragu untuk melaporkan jika ada hal mencurigakan,” pesan Kompol Anton.

Pihak kepolisian juga menyarankan para mahasiswa baru untuk mengunduh aplikasi Jogo Malang Presisi. Aplikasi ini dapat dimanfaatkan untuk melaporkan berbagai permasalahan yang terjadi di wilayah Kota Malang, memberikan rasa aman bagi para mahasiswa yang baru pertama kali tinggal di kota ini.

Sumber: Humas Polri

Tinggalkan Komentar