UB Sambut Maba Pascasarjana, Siap Cetak Pemimpin Kompeten

KOTA MALANG, inimalangraya.com,- Kegiatan Orientasi Pendidikan dan Kemahasiswaan (ORDIK) Pascasarjana Universitas Brawijaya (UB) berlangsung di Gedung Samantha Krida UB, Rabu (21/8). Kegiatan ORDIK dihadiri 1.692 mahasiswa baru program pascasarjana untuk Tahun Akademik 2024/2025.
Dalam sambutannya Wakil Rektor Bidang Akademik, Prof. Dr. Ir. Imam Santoso, M.P., menyampaikan total mahasiswa pascasarjana terdapat 1.692 mahasiswa baru, yang terdiri dari mahasiswa Magister (S2) dan mahasiswa Doktor (S3). Fakultas Ekonomi dan Bisnis menjadi penyumbang mahasiswa terbesar dengan 198 mahasiswa S2 dan 58 mahasiswa S3, diikuti oleh Fakultas Teknik dan Fakultas Hukum.
UB juga membuka beberapa jalur seleksi masuk, termasuk jalur Fast Track, Jalur Internasional, Jalur Pendidikan Magister menuju Doktor untuk Sarjana Unggul (PMDSU), Jalur Reguler, dan Recognition of Prior Learning (RPL). Dalam program ini, sebanyak 19 mahasiswa asing diterima, termasuk dari Palestina, Afghanistan, Timor Leste, dan Sudan.
Sebagai universitas yang menduduki peringkat ke-818 dalam World University Ranking by QS, UB mewajibkan mahasiswa program doktor untuk mempublikasikan minimal dua artikel di jurnal internasional bereputasi sebagai syarat kelulusan. Hal ini sejalan dengan target UB untuk mencapai publikasi 4.000 artikel di jurnal internasional pada tahun 2025.
“Mahasiswa pascasarjana memiliki tanggung jawab besar untuk meningkatkan reputasi akademik UB di dunia internasional. Publikasi di jurnal bereputasi adalah salah satu syarat penting untuk mencapai hal tersebut,” ujar Prof. Imam.
Acara ORDIK juga menghadirkan beberapa pemateri, salah satunya adalah Harianto Solichin, MSc, Komisaris Menara Syariah Jakarta. Dalam kesempatan ini, ia menekankan pentingnya memiliki jiwa kewirausahaan bagi para mahasiswa pascasarjana.
“Profesi apa pun yang Saudara pilih, penting untuk memiliki jiwa kewirausahaan. Ini adalah kemampuan untuk memulai sesuatu dari nol. Sehingga dapat mencapai hasil yang diinginkan, memberikan manfaat bagi diri sendiri, keluarga, dan masyarakat,” kata Harianto.
Prodi Baru untuk Pemimpin Masa Depan
Direktur Sekolah Pascasarjana, Prof. Dr. Moh. Khusaini, S.E., M.Si., M.A., mengumumkan pembukaan program studi baru, Kepemimpinan dan Inovasi Kebijakan, yang fokus pada digital leadership. Program ini diharapkan mampu mencetak pemimpin yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan mampu membuat kebijakan berdasarkan data analisis yang tepat.
“Dengan berkembangnya fenomena digital dan kecerdasan buatan, pemimpin masa depan harus mampu beradaptasi dan membuat keputusan berbasis bukti atau evidence-based policy,” jelas Prof. Khusaini.
UB terus berkomitmen untuk menyediakan pendidikan berkualitas tinggi dan mempersiapkan mahasiswa untuk menjadi pemimpin masa depan yang berkompeten dan inovatif. Dengan dimulainya tahun akademik baru ini, UB berharap para mahasiswa pascasarjana dapat berkontribusi positif. Hal in bertujuan agar mahasiswa lebih siap menghadapi berbagai tantangan global di masa depan.
Sumber: Humas UB
BACA JUGA
