Pj Wali Kota Batu Dorong Flat Track Kembangkan Atlet Muda

Kompetisi balap motor KWB Flat Track 2024 di Stadion Brantas, Kota Batu, telah resmi ditutup pada Minggu, (8/9) lalu
Penyerahan penghargaan kepada pemenang Kompetisi KWB Flat Track 2024. Foto: Prokopim Kota Batu

Kota Batu, inimalangraya.com,- Kompetisi balap motor KWB Flat Track 2024 di Stadion Brantas, Kota Batu, telah resmi ditutup pada Minggu, (8/9) lalu. Event yang berlangsung selama dua hari ini sukses menyedot perhatian dengan melibatkan 132 pembalap dari seluruh Indonesia yang berlaga sengit di berbagai kelas.

Acara ini dimulai dengan berbagai kelas yang dilombakan, pada pukul 12.00 WIB. Beberapa kelas utama yang dipertandingkan antara lain GTX Bebek Modif Open, GTX Vintage, GTX Sport and Trail, hingga kelas-kelas unggulan seperti MX SE 250cc, MX SE sd 450cc, dan Trail FFA 250 40th Up.

Pertandingan sengit di kelas GTX Vintage dimenangkan oleh Limo dari Blitar. Podium kedua berhasil diraih oleh Andra asal Blitar. Serta, posisi ketiga berhasil diduduki oleh Eep dari Kota Batu. Alam dari Malang dan Heri dari Sidoarjo melengkapi lima besar. Penjabat Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai, turut hadir memberikan apresiasi kepada para pemenang.

Usai menyerahkan penghargaan, Pj Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai, mengungkapkan apresiasinya terhadap kemampuan dan potensi yang ditunjukkan oleh para rider muda. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kota Batu akan terus mendorong kegiatan seperti ini sebagai wadah untuk mengembangkan bakat-bakat muda, tidak hanya di tingkat Jawa Timur, tetapi juga di tingkat nasional.

Aries menyatakan bahwa mereka akan terus mendukung kegiatan ini, terutama karena ia melihat banyak bakat muda yang berpartisipasi.

Kolaborasi untuk Perkembangan Flat Track

Lebih lanjut, Aries menjelaskan bahwa Pemerintah Kota Batu akan berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Ikatan Motor Indonesia (IMI) untuk terus mengembangkan olahraga Flat Track. Ia optimis bahwa Flat Track memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu cabang olahraga favorit masyarakat.

“Kita akan berkolaborasi, karena potensinya sangat besar. Terutama untuk mensosialisasikan agar olahraga ini menjadi tontonan yang digemari oleh masyarakat luas,” tambahnya.

KWB Flat Track 2024 juga menjadi uji coba pertama di Stadion Brantas. Ketua IMI Kota Batu, Afifudin Nur, mengungkapkan bahwa kejuaraan ini diharapkan menjadi langkah awal yang baik. Sehingga perkembangan olahraga Flat Track di Indonesia dapat berkembang. Ia menambahkan bahwa kejuaraan Flat Track akan terus digelar di berbagai daerah di Indonesia. Sehingga olahraga ini bisa lebih dikenal dan diminati.

Flat Track, yang memiliki lintasan oval dan datar, sedikit berbeda dengan motocross. Kejuaraan seperti ini sudah lama tidak diselenggarakan. Sehingga IMI berharap Kota Batu menjadi tempat pertama dan yang terus mempelopori perkembangan Flat Track di masa mendatang.

Dalam acara ini turut hadir Ketua IMI Jawa Timur, Bambang Kapten Haribowo. Selain itu, hadir pula jajaran pengurus IMI Kota Batu, serta perwakilan Forkopimda dan Kepala OPD Kota Batu.

Sumber: Prokopim Setda Kota Batu

Tinggalkan Komentar