Pemkot Malang Gelar Bimtek Konten Kreator, Tingkatkan Kreativitas Digital

Bimtek Konten Kreator Malang
Acara Bimtek konten kreator yang diselenggarakan Pemkot Malang (Toski)

Kota Malang, Inimalangraya.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang menggelar pelatihan bagi para konten kreator dalam acara Bimbingan Teknis (Bimtek) Tematik Temu Insan Kreatif dengan tema “Content Creator untuk membangun bisnis digital era smart society 5.0 #Batch2.

Acara yang dibuka oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Malang, Erik Setyo Santoso, ST, MT, diikuti sebanyak 85 orang peserta.

Pj. Walikota Malang, Iwan Kurniawan, ST, MM mengatakan bahwa kegiatan Temu Insan Kreatif ini sejalan dengan program pemerintah pusat.  Yakni untuk menciptakan sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan berdaya saing tinggi dalam berbagai bidang sesuai dengan tuntutan zaman.

“Saya berharap acara ini dapat mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif di Kota Malang. Serta membantu para konten kreator untuk lebih berdaya saing di era digital. Terlebih jika didukung dengan semangat kolaborasi dan inovasi. Maka Kota Malang akan siap melahirkan lebih banyak konten kreator berkualitas yang dapat berkontribusi dalam dunia digital,” tegasnya.

Sementara, Sekda Kota Malang, Erik Setyo Santoso, ST, MT, menyampaikan kegiatan pengembangan kreator konten ini untuk meningkatkan penguasaan kecakapan kreasi konten. Kegiatan ini diinisiasi oleh Disporapar dengan menggandeng para pihak yang berkompeten.

“Kreator konten saat ini menjadi esensial dan menjadi peluang besar untuk mengembangkan brand/merk, baik untuk bisnis maupun personal di era digital ini,” kata Sekda Kota Malang ini.

Lebih lanjut, Erik menegaskan, kegiatan ini merupakan salah satu bentuk komitmen Pemerintah Kota Malang dalam mendukung pengembangan ekonomi kreatif.

Selain itu, giat bimtek konten kreator ini juga sebagai sebuah upaya membangun sinergi guna memajukan sektor yang menjadi kekuatan luar biasa di Kota Malang.

“Ini bentuk komitmen Pemkot Malang dalam upaya mendukung pengembangan ekonomi kreatif,” tegasnya.

Sebagai informasi, saat ini perkembangan ekonomi kreatif begitu luar biasa.

Kota Malang telah memiliki 186 startup dan studio, ditambah 10 major startup dengan angka valuasi lebih dari 2 milyar per tahunnya.

Sebanyak lebih dari 22 komunitas digital, 25 coworking space dan 21 kampus berbasis IT juga memiliki peran untuk mewujudkan pesatnya perkembangan ekosistem kreatif di Kota Malang.

Segala potensi yang ada tersebut, tentu memberikan nilai tambah yang mampu meningkatkan peran industri kreatif dalam kontribusinya terhadap perekonomian daerah.

Tinggalkan Komentar