Catat Tanggalnya! Malang akan Hadapi Hari Tanpa Bayangan

Kota Malang, inimalangraya.com,- Fenomena kulminasi atau ‘hari tanpa bayangan’ akan terjadi di Kota Malang pada 13 Oktober. Matahari akan mencapai titik zenit, sehingga bayangan benda tegak akan menghilang akibat sudut datang sinar matahari yang tegak lurus terhadap permukaan bumi.
Fenomena ini dikenal sebagai kulminasi utama, di mana matahari mencapai titik tertinggi di langit pada garis lintang yang tepat dengan posisi pengamat.
Bukan hanya Malang Raya yang mengalamnya, fenomena hari tanpa bayangan ini juga akan terjadi di berbagai kota lain di Jawa Timur.
Surabaya, Tuban, Pamekasan, Sampang, Pasuruan, Bangil, dan Sidoarjo termasuk dalam daftar kota yang akan mengalami kejadian serupa. Berdasarkan informasi dari BMKG, kulminasi utama ini akan berlangsung di berbagai kota mulai tanggal 10 hingga 14 Oktober 2024.
Di Malang, peristiwa ini diprediksi terjadi pada pukul 11.15 WIB. Sementara itu, di Batu akan terjadi sekitar pukul 11.16 WIB.
Beberapa kota lainnya seperti Bondowoso, Kraksaan, dan Blitar juga akan mengalami fenomena ini dengan waktu yang sedikit bervariasi. Hal tersebut tergantung pada posisi geografis masing-masing.
Hari tanpa bayangan terjadi ketika deklinasi matahari sejajar dengan sudut lintang suatu wilayah. Hal ini membuat bayangan benda tegak berada tepat di bawahnya.
Efek ini disebabkan oleh pergerakan semu matahari yang mencapai puncaknya di langit. Meskipun fenomena ini hanya berlangsung beberapa menit, banyak warga yang antusias mengabadikan momen langka ini.
Fenomena kulminasi utama ini jarang terjadi di satu lokasi, sehingga menjadi topik yang ramai dibicarakan di media sosial. BMKG menghimbau masyarakat untuk tetap menjaga kesehatan dan keselamatan saat mengamati fenomena ini. Mengingat intensitas sinar matahari yang sangat tinggi pada saat tersebut.
Sumber: BMKG Juanda
BACA JUGA

