Debat Pilkada Kota Malang Angkat Permasalahan Kesejahteraan UMKM

Kota Malang, inimalangraya.com – Debat Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Malang yang digelar pada Sabtu, (26/10/2024) di Grand Mercure Malang Mirama.
Debat publik perdana Pilwalkot ini bertema ‘Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat dan Memajukan Daerah’ ini juga angkat masalah kesejahteraan Usaha Mikro Kecil Menengah.
Panelis memberikan penjabaran terkait keberadaan Kota Malang yang menyandang predikat sebagai kota kreatif dengan ribuan mahasiswa.
Namun, rasio wirausaha rendah, yakni 34.51 persen. Tak hanya itu, angka pengangguran terbuka pada 2023 masih tinggi, yakni di angkat 6,8 persn dan tak ada penambahan pasar dalam lima tahun terakhir.
Pertanyaan untuk para calon Wakil Wali Kota (cawawalkot) Malang ini adalah kebijakan strategis apa untuk menciptakan ekosistem kondusif bagi pelaku UMKM, koperasi, dan startup dalam pengembangan ekonomi berkelanjutan.
Cawawalkot nomor urut 3, Dimyati Ayatulloh mengatakan bahwa pihaknya akan memanfaatkan apa yang sudah ada.
“Contohnya adalah pemanfaatan gedung MCC (Malang Creative Center) untuk menggelar berbagai event memajukan UMKM,” paparnya.
Ia juga menyinggung tentang perlunya keberadaan koperasi untuk setiap kelurahan atau kecamatan. Dengan demikian, setiap koperasi dapat bermanfaat untuk pengembangan UMKM.
“Kami juga akan menambah event sehingga dapat meningkatkan kesempatan pelaku UMKM untuk memperkenalkan produknya,” imbuhnya.
Lalu, cawawali no.1, Ali Muthohirin memberikan tanggapan dimana kesempatan luas untuk UMKM telah terimplementasi saat Wahyu Hidayat menjabat sebagai Pj. Wali Kota Malang.
“Kami memiliki program 1000 event yang akan menjadi salah satu dari lima program unggulan dari kami. Anak muda akan mendapat ruang cukup untuk berkarya,” imbuhnya.
Ganis Rumpoko, sebagai cawawali nomor urut 2 mendapatkan kesempatan untuk memberikan tanggapan. Ia mengatakan sempat turun ke masyarakat.
“Saya mendengar bahwa para peserta pelatihan mengeluh karena tidak ada keberlanjutan dari pelatihan tersebut,” papar putri dari mendiang Eddy Rumpoko dan mantan Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko ini.
Ia katakan bahwa dirinya dan Heri Cahyono sebagai paslon pemimpin kepala daerah nomor urut 2 sudah memberi perhatian kepada pelaku UMKM.
“Saat ini kami mengenakan busana rancangan arek Malang yang sudah Go Global,” katanya.
BACA JUGA

