Kemacetan Jadi Masalah Utama Kota Malang, Para Paslon Pilkada Berlomba Geber Solusi

Kemacetan Kota Malang
Tiga calon Wakil Wali Kota Malang di Debat Publik Kedua Pilkada Kota Malang (tangkapan layar kanal YouTube RRI)

Kota Malang, inimalangraya.com –  Salah satu masalah yang selalu jadi keluhan warga Kota Malang adalah kemacetan.

Masalah tersebut menjadi salah satu topik terhangat di Debat Publik Kedua untuk pasangan calon (paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Malang pada Sabtu (9/11/2024).

Pada acara yang digelar oleh KPU Kota Malang itu, ketiga paslon memberikan tanggapan akan pertanyaan panelis terkait cara mengatasi masalah transportasi dan kemacetan di Kota Malang.

Kesempatan untuk menjelaskan visi dan misi mengatasi kemacetan dan transportasi di Kota Malang diberikan untuk calon Wakil Wali (Wawali) Kota Malang.

Wawali Kota Malang nomor urut 3, Dimyati Ayatulloh katakan bahwa pihaknya akan menambah angkutan sekolah gratis.  Upaya ini adalah mengurangi kemungkinan siswa sekolah yang melanggar lantas.

Lalu ia juga akan melanjutkan rencana abah Anton membangun jalur lingkar timur dari Lesanpuro sampai Bululawang atau Kepanjen.

“Selain itu, jalan Kolonel Sugiono akan dievaluasi supaya angkutan besar tidak masuk ke kota. Upaya lainnya adalah membangun jalur selatan dari Wagir sampai Dieng dan Junrejo. Hal ini bisa terwujud dengan kolaborasi bersama Pemkab Malang,” katanya.

Dimyati juga katakan akan melakukan evaluasi kebijakan satu jalur. Pasalnya ia terima masukan dari masyarakat terkait penumpukan karena berbagai ruas satu jalur di Kota Malang.

Sedangkan wawali Kota Malang nomor urut 1, Ali Muthohirin katakan masih akan melanjutkan kebijakan terdahulu untuk kemacetan.

“Kita juga masih akan melakukan peremajaan angkot, penyediaan bus sekolah dengan kolaborasi dengan sekolah soal edukasi keselamatan lalu lintas,” kata Ali.

Berbeda, Wawali Kota Malang nomor urut 2 Ganis Rumpoko katakan bahwa pihaknya akan lebih memperhatikan nasib angkutan umum.

“Mereka hanya dapat perhatian saat hendak pilkada dimana angkot mereka ditempeli stiker kampanye,” katanya.  “Karena itu kami akan revitalisasi angkot untuk atasi kemacetan. Selain itu, kami akan perbaiki sistem perjalanan serta subsidi untuk supir angkot.”

Ia juga katakan nantinya revitalisasi angkot akan mencakup kenyamanan armada serta keamanan dengan pemasangan CCTV di angkot. “Platform digital juga akan dibuat supaya bisa melacak keberadaan angkot,” katanya.

Tinggalkan Komentar