Gedung Kesenian Gajayana Jadi Perdebatan di Debat Publik Pamungkas Pilkada Kota Malang

Kota Malang, inimalangraya.com – Kesenian asli Kota Malang yang terkait dengan Gedung Kesenian Gajayana Malang menjadi topik utama dalam debat ketiga atau terakhir pilkada Kota Malang pada Rabu 20 November 2024.
Hal ini juga menjadi salah satu pembahasan di sesi terakhir dimana setiap pasangan calon (paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Malang berkesempatan saling bertanya dan menanggapi.
Pada kesempatan ini, paslon Wakil Wali Kota nomor urut tiga yaitu Dimyati Ayatullah bertanya kepada paslon nomor urut satu tentang pelestarian budaya Malang.
“Kita ini kota yang punya seni dan budaya. Contohnya adalah Gedung Kesenian Gajayana yang mati suri. Apa yang akan paslon nomor urut satu bisa lakukan untuk revitalisasi,” tanya Dimyati pada acara debat ketiga paslon pilkada Kota Malang itu seperti dikutip dari kanal YouTube TVRI Jatim itu.
Calon Wali Kota Malang nomor urut satu, Wahyu Hidayat menjawab bahwa dirinya sudah melakukan karya nyata.
“Saya sudah melakukan perubahan di Gedung Kesenian Gajayana yang Pemkot Malang gunakan untuk HUT Malang ke 110 silam,” katanya. “Saya perbaiki dan revitalisasi meski tempat duduk masih model lama karena memang tempat duduk itu yang unik sehingga kami pertahankan.”
Jawaban tersebut dapatkan tanggapan dari Dimyati.
“Ini yang kita khawatirkan. Saat ada tempat yang sudah representatif dapat kunjungan seremonial. Kenyataannya kursi sudah sejak jaman saya di SD tidak berubah. Nantinya bagaimana pemanfaatan gedung untuk multiguna. Saya lihat modelnya masih seperti studio dengan space sedikit. Jadi peerlunya kita peduli dan melihat, tidak hanya mengunjungi saja supaya gedung bisa bermanfaat,” tukasnya.
Tanggapan Dimyati tersebut juga mendapatkan respon balik dari Wahyu Hidayat.
“Kalau saya tidak mungkin cuma kunjungi. Faktanya sudah ada yang berubah. Gedung itu sudah kami perbaiki, kita tambah fan, lalu kita cat dan nanti bisa digunakan dengan harga tiket lebih murah,” sanggahnya.
Bahkan ia katakan nantinya kalau anak muda yang menggunakan juga bisa gratis.
“Mungkin permasalahannya masih di sektor parkir tetapi akan kita perbaiki,” katanya.
BACA JUGA

