Pemkot Malang Bersatu Perangi Judi Online: Komitmen Tegas!

MALANG, inimalangraya.com,– Di tengah terik matahari pagi, halaman Balai Kota Malang dipenuhi oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) yang dengan semangat menggaungkan ikrar melawan judi online pada hari Senin (15/7). Dalam apel pagi ini, Pj. Wali Kota Malang, Dr. Ir. Wahyu Hidayat, MM, menyampaikan betapa pentingnya pencegahan judi online yang telah terbukti merusak individu, keluarga, dan masyarakat.
Dampak Negatif Judi Online
Dr. Ir. Wahyu Hidayat menegaskan bahwa judi online memiliki potensi merusak yang luar biasa. “Pemerintah secara tegas melarang judi online. Kami ingin menindaklanjuti arahan pemerintah pusat untuk melarang, terutama untuk ASN agar tidak melakukan judi online,” ungkapnya. Ia mengingatkan bahwa dampak negatifnya bukan hanya merusak individu, tetapi juga keluarga dan masyarakat luas.
Penandatanganan Pakta Integritas
Tak hanya ikrar, acara tersebut juga ditandai dengan penandatanganan Pakta Integritas ASN Melawan Judi Online oleh Pj. Wali Kota, Sekretaris Daerah (Sekda) Erik Setyo Santoso, ST., MT, serta beberapa perwakilan perangkat daerah, camat, dan lurah. “Semoga ini menjadi sebuah pedoman bahwa ASN Kota Malang tegas menolak judi online. Tak hanya saat ini saja, tapi di waktu mendatang harapannya ASN Kota Malang tidak ada yang terjerumus dalam judi online,” tambah Wahyu.
Inspeksi Ponsel: Langkah Preventif
Dalam kesempatan ini, Wahyu bersama Sekda Kota Malang dan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Malang M. Nur Widianto, S. Sos, melakukan inspeksi mendadak terhadap ponsel pintar beberapa peserta apel. “Alhamdulilah dengan beberapa sampel yang tadi kita lihat, aplikasi dalam HP tidak ada yang terkait dengan judi online,” ungkap Wahyu dengan rasa lega.
Pengawasan Berkelanjutan dan Sanksi Tegas
Wahyu menekankan pentingnya pengawasan berkala terhadap para ASN untuk memastikan tidak ada yang terlibat dalam judi online. “Kami berharap juga ini tidak hanya dilakukan di lingkungan pemerintah saja, tapi untuk semua masyarakat agar menghindari judi online,” ujarnya. Ia juga menegaskan akan ada sanksi disiplin bagi ASN yang terbukti terlibat, dengan klasifikasi ringan, sedang, atau berat, sesuai dengan pelanggaran yang dilakukan.
Langkah tegas Pemkot Malang ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi masyarakat luas untuk bersama-sama memerangi judi online. Dengan komitmen kuat dari para ASN, diharapkan Kota Malang bisa menjadi kota yang bebas dari pengaruh negatif judi online, menuju masyarakat yang lebih sehat dan produktif.
BACA JUGA
