Kuota FLPP Ditambah, Ini Tangapan DPD Apersi Jatim

DPD Apersi Jatim
Kuota FLPP ditambah dapat membantu masyarakat berpenghasilan rendah sehingga mereka yang membutuhkan rumah subsidi dapat segera terealisasi (ilustrasi)

Kota Malang, Inimalangraya.com – Kuota FLPP ditambah menjadi angin segar para peminat rumah subsidi. Pasalnya FLPP atau Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan segera ditambahkan.

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sebutkan akan menambah kuota program rumah subsidi itu.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono sampaikan kepastian tersebut saat ditemui awak media di Auditorium Kementerian PUPR belum lama ini.

Menurut Basuki, pihaknya telah mengajukan penambahan kuota FLPP ke Kementerian Keuangan. Dan informasinya bakal ada penambahan pada September 2024 mendatang.

“Jadi, kami telah mengajukan penambahan kuota FLPP, September ini ada penambahan,” tegasnya singkat.

Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Asosiasi Pengembang Perumahan Dan Permukiman Seluruh Indonesia (Apersi) Jawa Timur (Jatim), Makhrus Sholeh menyambut baik penambahan kuota FLPP tersebut.

“Kami (DPD Apersi Jatim) sangat senang dengan penambahan kuota FLPP itu, karena anggota kami sekitar 700 pengembang, dan program FLPP ini di Jatim sudah habis,” ucapnya, saat dikonfirmasi awak media, Sabtu (24/8).

Menurut Makhrus, dengan bertambahnya kuota FLPP tersebut dinilai dapat membantu masyarakat yang berpenghasilan rendah. Sehingga mereka yang membutuhkan rumah subsidi dapat segera terealisasi.

“Jadi, dengan adanya penambahan kuota FLPP bisa membuat masyarkat yang butuh rumah bisa realisasi, dan segera di tempati,” jelasnya.

Kuota FLPP Ditambah Untungkan Pengembang dan Peminat Rumah Subsidi

Selain itu, lanjut Makhrus, penambahan kuota FLPP ini juga bisa membuat para pengembang di Jatim bernafas lega. Karena jika tidak segera ditambah, bisa-bisa para pengembang gulung tikar.

“Penambahan kuota FLPP ini juga bisa membantu cashflow teman-teman, karena pengembang di DPD Apersi Jatim 80 persen pengembang FLPP. Jika tidak ada penambahan kuota banyak pengembang yang bangkrut,” terangnya.

Terlebih, tambah Makhrus, penambahan kuota FLPP ini dapat membantu kelancaran rekanan pengembang.

“Penambahan ini juga bisa membantu kelancaran rekanan industri property yang jumlahnya lebih dari 150 industri, jadi mereka juga bisa ikut berkembang,” tegasnya.

Sebagai informasi, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah mengajukan penambahan kuota FLPP ke Kementerian Keuangan.

Pengajuan penambahan kuota FLPP tersebut dikabarkan bakal ada penambahan di bulan September 2024 mendatang.

Penambahan kuota FLPP tersebut dikabarkan sekitar 63.000 unit, yang totalnya setelah ditambahkan dengan kuota FLPP tahun 2024 ini menjadi 229.000 unit.

Tinggalkan Komentar