Film Derang Daring: Internet, Jembatan Kesejahteraan Digital

Film dokumenter Derang Daring telah menarik perhatian Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie Setiadi
Menkominfo Budi Arie Setiadie saat di acara Launching Film Dokumenter Derang Daring. Foto: Menkominfo

Jakarta, inimalangraya.com,- Film dokumenter Derang Daring telah menarik perhatian Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie Setiadi, yang menilai film ini sebagai media yang efektif untuk mengungkapkan peran penting internet dalam pembangunan infrastruktur digital di Indonesia.

Dalam keterangannya pada peluncuran film tersebut di Theatre 3 Plaza Senayan XXI, Jakarta, pada Minggu (1/9/2024), Menkominfo menyatakan bahwa film ini berperan besar dalam meningkatkan kesadaran publik mengenai tantangan akses internet di seluruh tanah air.

Budi Arie Setiadi mengungkapkan apresiasinya terhadap Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) yang telah memprakarsai pembuatan film dokumenter ini. Menurutnya, pesan yang disampaikan dalam film ini selaras dengan upaya Pemerintah untuk mendorong transformasi digital nasional dan memperkuat ekonomi negara.

“Teknologi internet dan digital perlu dioptimalkan untuk membangun dan mewujudkan kesejahteraan rakyat,” ujar Budi Arie. Ia juga menambahkan bahwa upaya Pemerintah dalam membangun infrastruktur digital mendapat dukungan besar dari industri dan pemangku kepentingan lain, yang membantu pemerataan akses internet, terutama di daerah terpencil.

Tantangan dan Harapan dalam Pemerataan Akses Internet

Menkominfo menjelaskan bahwa meski banyak kemajuan yang telah dicapai, pemerataan akses internet di Indonesia masih menghadapi berbagai tantangan.

“Dengan kondisi geografis yang bervariasi dan persebaran penduduk yang tidak merata. Pemerintah terus berupaya mengatasi kesenjangan dalam penyediaan dan pemerataan akses internet di seluruh nusantara,” kata Budi Arie.

Ia menekankan bahwa film dokumenter Derang Daring memberikan gambaran yang jelas mengenai bagaimana masyarakat di daerah-daerah seperti Provinsi Nusa Tenggara Timur. Dalam film digambarkan masyarakat memanfaatkan internet untuk hal-hal positif, seperti memperluas pasar usaha dan meningkatkan kesejahteraan.

Ketua Umum APJII, Muhammad Arif Angga, menyatakan bahwa film ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam pada masyarakat. Pemahaman yang diberikan adalah mengenai infrastruktur digital dan dampaknya bagi masyarakat.

“Film ini diharapkan dapat meningkatkan perhatian terhadap pembangunan konektivitas internet, terutama dalam hal kualitas, kapasitas, dan pemerataan akses,” tuturnya.

Arif Angga juga menekankan bahwa tantangan konektivitas akan semakin nyata dengan kehadiran teknologi baru. Pemerintah juga akan terus memantau serta memastikan bahwa akses internet di seluruh Indonesia dapat ditingkatkan.

Film dokumenter Derang Dering yang berdurasi 40 menit ini akan tayang di kanal YouTube APJII pada 23 September 2024. Film ini diharapkan dapat memberikan inspirasi serta meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya konektivitas internet.

Sumber: Info Publik

Tinggalkan Komentar