Pelatih Prancis Rombak Total Strategi Saat Lawan Belgia di Nations League

Lyon, inimalangraya.com – Pelatih Prancis Didier Deschamps bakal tetap pada rencana lakukan perubahan strategi rotasi pemain dalam pertandingan melawan Belgia di Lyon dini hari nanti di ajang Nations League.
Prancis kalah telak 3-1 dari Italia di Paris pada hari Jumat lalu.
Awal buruk ini tentu pantang terulang sehingga Deschamps tegaskan tetap berpegang pada rencana yang telah ia atur sebelumnya.
“Enam pertandingan Nations League harus digunakan untuk memperkenalkan pemain baru dan mendistribusikan waktu bermain,” ujarnya saat konferensi pers Senin (9/9).
“Jika kami punya jadwal berbeda dan bermain di kualifikasi Piala Dunia, saya tidak akan memilih lapangan ini, itu sudah pasti. Tapi saya memilihnya karena saya yakin kita harus melaluinya. Saya tidak akan mengubah haluan,” tegasnya.
Setelah dua pertandingan pembuka Nations League, Prancis bermain melawan Israel dan Belgia bulan depan.
Prancis juga mengakhiri pertandingan Grup A2 melawan Israel dan Italia pada bulan November.
Optimisme Prancis Hadapi Belgia di Pertandingan Kedua Nations League
Deschamps katakan dia masih optimis meski kalah dari Italia. Padahal Prancis unggul dalam waktu 20 detik tetapi pada akhirnya dikalahkan dengan mudah.
“Saya tidak puas dengan pertandingan melawan Italia. Para pemain pun merasakan hal yang sama. Besok adalah pertandingan berbeda dengan tim yang berbeda dengan kewajiban yang sama yaitu menang,” tambahnya.
Deschamps berperan atas kemenangan Prancis di final Nations League 2021.
Tetapi timnya finis di posisi ketiga yang jauh di grup mereka pada putaran terakhir dengan raihan lima poin dari enam pertandingan.
Berdasarkan format baru UEFA untuk 2024-25, negara yang finis di posisi terbawah setiap grup Liga A akan otomatis terdegradasi.
Sementara tim yang berada di posisi ketiga harus mengikuti playoff degradasi. Hanya pasangan teratas di Grup 2 yang akan lolos ke babak perempat final baru.
Prancis sudah terpaut tiga poin dari rival utama mereka dan tidak boleh tertinggal lebih jauh.
Bergabung dengan Italia di puncak klasemen Grup 2 yang sangat awal, Belgia mengalahkan Israel di wilayah netral untuk meraih tiga poin dari pertandingan pembuka mereka.
BACA JUGA

