Pelatih Inter Milan Anggap Pertandingan Lawan Manchester City Bukan ‘Rematch’

Manchester, inimalangraya.com – Pelatih Inter Milan Simone Inzaghi tidak menganggap pertandingan Liga Champions mereka di Manchester City dini hari nanti sebagai ‘rematch’
Final Liga Champions tahun lalu mempertemukan Inter Milan dan Manchester City dimana Inter Milan menyerah 1-0.
Meskipun dulu kalah dari tim Pep Guardiola di final 2023, tetapi Inzaghi bersikeras bahwa kondisi sudah berubah.
Hal ini, ia katakan, menyangkut perubahan format Liga Champions.
Terlebih kini tidak banyak yang dipertaruhkan pada hasil tersebut sehingga suasana sangat berbeda dengan pertemuan mereka sebelumnya.
“Besok Liga Champions baru akan dimulai, itu akan sangat berbeda,” kata bos Inter dalam konferensi pers pada hari Selasa.
“Saya menonton ulang (final) sebulan yang lalu ketika kami berada di kamp pelatihan. Saya tidak berpikir itu pertandingan ulang. Besok bukan final. Pertandingan tersebut adalah pertandingan grup dalam format Liga Champions yang baru,” katanya.
Inzaghi sangat antusias dengan perubahan format tersebut.
Format tersebut menghadirkan emua klub-klub memainkan delapan pertandingan dalam fase liga yang diikuti 36 tim.
Hal ini berbeda dengan fase grup yang dulu diberlakukan.
Beban Pemain Inter Milan dan Manchester City Karena Ketatnya Jadwal Pertandingan
Namun, ia mengatakan bahwa ia juga menyadari beban yang ditanggung pemain dari jumlah pertandingan yang akan mereka mainkan.
Terlebih juga gelandang City Rodri mengatakan bahwa para pemain hampir mogok karena jadwal terlalu padat.
“Kami tahu bahwa semua pemain terlalu banyak jadwal dan kami para pelatih menyadari hal itu. Saya dapat mengatakan bahwa mempersiapkan pertandingan-pertandingan ini untuk seorang pelatih itu indah dan mengasyikkan,” katanya.
Inzaghi katakan ia tahu ada masalah penting dalam tim meski tetap berharap untuk bisa lolos.
“Saya harus mengganti sebanyak mungkin pemain, hari ini kami tidak diperkuat (Federico) Dimarco dan (Marko) Arnautovic. Tetapi kami sudah terbiasa dengan rotasi yang terkadang terbatas selama dua tahun terakhir,” jelasnya.
Inzaghi menambahkan bahwa ia mendorong timnya untuk bersikap agresif. Pasalnya City belum pernah kalah di kandang sendiri dalam kompetisi tersebut sejak 2018.
“Kami akan membutuhkan banyak persiapan untuk memenangkan pertandingan,” katanya.
BACA JUGA

