Pelatih Manchester United Sesalkan Hasil Imbang Lawan Crystal Palace

London, inimalangraya.com – Pelatih Manchester United Erik ten Hag sesalkan hasil imbang 0-0 lawan Crystal Palace, Minggu (22/9) dini hari di pertandingan pekan kelima Liga Premier.
Memang ia akui puas karena timnya mendominasi pertandingan meski akhirnya MU seolah melepas peluang kemenangan.
MU nyaris mencetak banyak gol di babak pertama, termasuk dua tendangan keras yang membentur mistar gawang secara beruntun dari Alejandro Garnacho dan Bruno Fernandes.
Namun, Setan Merah pulang ke Manchester dengan menyesali dua poin yang hilang, alih-alih satu poin yang diperoleh.
“Ketika kami tidak menang, saya tidak puas,” kata Ten Hag kepada Sky Sports. “Kami seharusnya menang.
“Saya pikir di babak pertama, kami menghabisi mereka. Kemudian di babak kedua, permainan lebih seimbang. Tetapi di babak pertama kami seharusnya mencetak satu atau dua gol. Mungkin kehilangan dua poin karena babak pertama, tetapi yang terpenting adalah kami tidak kalah dalam pertandingan ini pada akhirnya.”
Hasil imbang tersebut membuat United berada di posisi ke-11 dalam klasemen dengan tujuh poin, dengan hanya dua kemenangan dalam lima pertandingan liga.
Pelatih Manchester United Puji Kiper Andre Onana di Laga Lawan Crystal Palace
Ten Hag menyebut clean sheet untuk kiper Andre Onana, yang melakukan penyelamatan ganda yang spektakuler di babak kedua, sebagai hal yang positif.
“Penyelamatan yang luar biasa, Andre sangat eksplosif, dia adalah kiper yang hebat. Dua kali dalam satu aksi,” kata sang manajer. “Kita semua sekarang melihat betapa hebatnya dia. Reaksinya sangat bagus, dia sangat cepat dan kita melihatnya dengan penyelamatan di babak kedua.”
Tim Palace asuhan Oliver Glasner jauh lebih kuat setelah jeda, dan sang manajer senang bisa menyelamatkan satu poin.
“Di babak pertama, (penjaga gawang) Dean Henderson membuat kami tetap hidup dan membuat kami tetap dalam permainan,” kata Glasner. “Kami jauh, jauh lebih baik di babak kedua. Kami membutuhkan penjaga gawang yang hebat di babak pertama dan beruntung kami memilikinya.”
Glasner katakan timnya lebih terorganisir di babak kedua dan bermain dengan lebih berani.
“Kami punya peluang memenangkan pertandingan. Di babak kedua itu, itu lebih seperti tim Crystal Palace dan itulah yang kami butuhkan untuk bersaing melawan tim seperti Manchester United,” katanya.
BACA JUGA

