Tony Popovic Resmi Jadi Pelatih Timnas Australia

Adelaide, inimalangraya.com – Tony Popovic resmi ditunjuk sebagai pelatih Australia pada Senin (23/9).
Tentu harapannya ia membawa rekam jejak kesuksesan kepelatihannya untuk Socceroos, julukan pelatih Australia.
Hal ini untuk melakukan perubahan cepat untuk amankan tempat Piala Dunia otomatis dari babak penyisihan Asia.
Para penggemar berharap mantan bek Crystal Palace ini akan membawa pendekatan baru untuk mengangkat tim yang mengklaim satu poin dari dua kualifikasi Piala Dunia terakhir mereka.
Pria yang juga bermain 58 kali untuk Australia dalam 11 tahun karier internasionalnya punya waktu kurang dari tiga minggu mempersiapkan pertandingan pertamanya melawan Tiongkok di Adelaide.
Setelah itu ia harus tandang ke Stadion Saitama untuk menghadapi Jepang, yang telah mencetak 12 gol dalam dua pertandingan.
Peran sebagai pelatih Australia akan menjadi yang pertama bagi Tony Popovic dalam sepak bola internasional.
Tetapi pria berusia 51 tahun itu sudah memiliki pengalaman di benua Asia
Sebagai pemain, ia menghabiskan lima musim dengan Sanfrecce Hiroshima Jepang.
Setelah itu, ia memulai karier kepelatihannya dengan memimpin Western Sydney Wanderers ke Liga Champions Asia 2014.
Timnya mengalahkan Al-Hilal dari Arab Saudi di final.
Ia memimpin Perth Glory ke A-League Premiership dengan memuncaki klasemen musim reguler pada tahun 2019 setelah tinggalkan Wanderers untuk sementara waktu di Turki.
Ia juga membawa Melbourne Victory ke penentuan gelar awal tahun ini. Secara keseluruhan bersama Wanderers, Perth, dan Victory, Popovic membanggakan rekor yang tidak menyenangkan.
Pasalnya ia telah membawa tim ke lima Grand Final A-League hanya untuk kalah di semuanya.
Ia mengawasi peningkatan hasil yang signifikan dalam tiga tahun masa jabatannya di Victory.
Tetapi kepergiannya pada bulan Juni membuat sedikit air mata menetes dari pendukung setia klub karena gaya bermain timnya yang suram.
Popovic mengambil alih tim Socceroos yang telah berjuang baik secara kreatif maupun di depan gawang.
Ia merasa semakin sulit untuk menembus tim yang memadati pertahanan mereka dan berusaha melakukan serangan balik.
Kurangnya penetrasi dan pergerakan bola yang lambat adalah kritik yang dilontarkan kepada Popovic selama tahap akhir waktunya bersama Victory.
Namun, membuat pelatih baru Socceroos itu harus membuktikan sesuatu saat ia menggantikan Graham Arnold.
BACA JUGA

