Kalah Telak di Kandang Sendiri, Pelatih Manchester United Yakin Tak Dipecat

Manchester United Kalah
Erik Ten Hag saat pertandingan Manchester United vs Tottenham Hotspur (Reuters)

Manchester, inimalangraya.com – Penampilan buruk Manchester United saat kalah 3-0 dari Tottenham Hotspur pada Senin (30/9) dini hari cukup membahayakan posisi pelatih Erik ten Hag.

Tetapi Ten Hag katakan yakin masih dapat kepercayaan pemilik klub.

Pertandingan lawan Spurs itu belum berlangsung selama tiga menit saat MU kebobolan d engan mudah.

Punggawa Setan Merah membiarkan Micky van de Ven berlari setengah lapangan dengan mudah.

Ia manfaatkan Brennan Johnson yang tidak terkawal untuk mencetak gol pembuka.

Sejak itu kekalahan telak di Old Trafford sudah di depan mata.

Namun Ten Hag menegaskan bahwa ia tidak khawatir tentang statusnya di klub.

“Tidak, saya tidak memikirkan hal ini,” katanya kepada wartawan. “Kami semua membuat keputusan bersama untuk tetap bersama. Sebagai pemilik, sebagai kelompok pemimpin, di musim panas. Kami juga tahu bahwa itu akan memakan waktu.”

Ten Hag masih yakin akan tampil lebih baik.

“Kami masih berada pada satu kesatuan,  jadi  saya tidak punya kekhawatiran itu.”

Kekalahan itu membuat United berada di posisi ke-12 setelah enam pertandingan.

Itu adalah kekalahan liga kandang 3-0 kedua berturut-turut mereka setelah mereka kalah dari Liverpool pada 1 September.

Rribuan penggemar bergegas keluar dari Old Trafford jauh sebelum peluit akhir berbunyi.

Mantan bek United yang kini menjadi pakar, Gary Neville, menyebutnya sebagai “penampilan yang menjijikkan.”

Mantan gelandang Tottenham Jamie Redknapp mengatakan dalam siaran Sky Sports: “United begitu menyedihkan, tidak percaya diri, tidak punya identitas, mereka bermain seperti tim tandang.

“Ini titik di mana penonton merasa kasihan pada manajer. Dia tampak benar-benar tidak berdaya dan kesulitan untuk memotivasi.”

Dejan Kulusevski dan Dominic Solanke juga mencetak gol untuk Spurs.

Mereka sejak awal membuat Manchester United kalah saat sudah bermain dengan 10 pemain ketika kapten Bruno Fernandes dikeluarkan pada menit ke-42.

Ia lakukan tekel keras terhadap James Maddison.

Ten Hag sangat frustrasi karena gol awal Johnson hampir sama dengan gol yang diterima United saat melawan Twente dalam hasil imbang 1-1 di Liga Eropa empat malam sebelumnya.

“Kami sangat kecewa dengan gol seperti ini,” kata pelatih asal Belanda itu. “Itu seharusnya tidak terjadi. Kami ternyata harus menghadapi situasi seperti itu.”

MU finis di posisi kedelapan terburuk sepanjang sejarah di Liga Premier musim lalu.

Tinggalkan Komentar