Pelatih Real Madrid Kecewa Hasil Imbang Lawan Atletico Madrid

Madrid, inimalangraya.com – Pelatih Real Madrid Carlo Ancelotti kecewa timnya membiarkan tuan rumah Atletico Madrid raih hasil imbang 1-1.
Terlebih gol Atletico muncul di masa tambahan waktu dalam pertandingan LaLiga pada Senin (30/9) dini hari.
Dia mengatakan Real pantas mendapatkan keberuntungan yang lebih baik setelah mendominasi sebagian besar pertandingan.
Namun ia masih terhibur timnya mampu membawa pulang setidaknya satu poin dari stadion tempat mereka kalah dua kali musim lalu.
“Sulit untuk menghadapi hasil imbang di mana kami sangat dekat untuk menang,” kata Ancelotti kepada wartawan.
“Itu bisa terjadi, lawan sangat kuat dan memiliki banyak kualitas. Gol mereka terjadi di menit terakhir, sangat disayangkan. Kami mengendalikan permainan dengan baik, kami nyaris menang.
Ancelotti katakan ia selalu suka berpikir positif.
“Kami telah memenangkan satu poin di kandang lawan. Kami semakin dekat dengan puncak klasemen,” imbuhnya.
Barcelona kalah 4-2 di Osasuna sehari sebelumnya sehingga tak raih poin.
Real berada di posisi kedua klasemen dengan 18 poin.
Juara bertahan La Liga ini tertinggal tiga poin dari Barca dan unggul dua poin dari Atletico di posisi ketiga setelah delapan pertandingan.
Real membuka skor pada menit ke-64 melalui tendangan jarak dekat oleh bek Eder Militao.
Pertandingan dihentikan selama lebih dari 20 menit setelah pendukung tuan rumah melemparkan benda-benda ke lapangan saat tim tamu merayakan kemenangan.
Setelah pertandingan dilanjutkan, Atletico Madrid meningkatkan tekanan dan akhirnya menyamakan kedudukan pada menit ke-95 yang kecewakan para pemain Real Madrid.
Pemain pengganti Angel Correa mencetak gol setelah serangan balik.
Ancelotti memuji wasit Mateo Busquets Ferrer karena menghentikan pertandingan derby panas itu hingga situasi terkendali.
Tetapi menepis anggapan bahwa jeda pertandingan membantu Atletico memulihkan momentum setelah gol pembuka.
“Saya tidak berpikir demiikian. Insiden itu memengaruhi kedua tim,” kata pelatih asal Italia itu.
“Kami semua ingin bermain. Keputusan untuk menghentikan pertandingan adalah keputusan yang tepat. Wasit mengatakan bahwa korek api dilempar. Ia telah menghentikan pertandingan dua kali. Jika penonton melempar korek api lagi, ia harus menangguhkan pertandingan.
BACA JUGA

