Hadapi Nice, Pelatih Paris Saint-Germain Tetap Tak Turunkan Ousmane Dembele

Paris, inimalangraya.com – Pelatih Paris Saint-Germain Luis Enrique tak ragu coret Ousmane Dembele saat melawan Nice karena alasan melanggar kedisiplinan.
Enrique katakan bahwa ia melakukannya demi kebaikan tim meskipun mereka kalah untuk pertama kalinya musim ini tanpa pemain Prancis itu.
Dengan tidak adanya Kylian Mbappe di klub, Dembele telah menjadi tumpuan serangan PSG.
Pemain internasional Prancis berusia 27 tahun itu mengawali musim dengan baik dengan empat gol dan empat assist di semua kompetisi.
Namun, Dembele dicoret untuk pertandingan tandang Liga Champions mereka ke Arsenal saat PSG menderita kekalahan 2-0.
“Ketika seorang pemain tidak memenuhi kewajibannya, hal seperti ini bisa saja terjadi. Semuanya sekarang beres,” kata Luis Enrique kepada wartawan menjelang pertandingan tandang hari Minggu ke Nice.
Ia tak memberikan rincian lebih lanjut tentang apa yang terjadi.
“Saya tegas saat harus tegas dan lebih permisif saat dibutuhkan. Itulah salah satu skill hebat saya sebagai pelatih dan sebagai individu. Setiap pemain memiliki serangkaian kewajiban yang harus ia . Jadi setiap pemain harus siap turun ke lapangan,” lanjutnya.
Enrique katakan jika pemain membuat kesalahan serius, ia akan membuat keputusan yang tepat, baik itu mudah atau sulit.
“Saya tidak keberatan melakukan itu meskipun tampaknya sulit karena kami selalu memikirkan apa yang terbaik untuk tim,” tekadnya.
Pemimpin klasemen Ligue 1 PSG tidak terkalahkan dengan 16 poin, unggul atas AS Monaco dalam selisih gol.
“Kami bermain dengan baik. Setelah menganalisis pertandingan (melawan Arsenal), kami telah mengubah mentalitas kami. Kami kini kembali beraksi di liga, siap untuk bersaing. Begitulah, jika kita kalah maka ada pertandingan berikutnya,” kata Luis Enrique.
Ia akui timnya tidak sempurna meski akan tetap meningkat.
“Tetapi saya yakin tim ini akan berjuang di semua kompetisi. Jika kami mengulang pertandingan ini melawan Arsenal, di Parc des Princes, mungkin hasilnya tidak akan sama,” jawabnya dengan yakin.
Nice berada di posisi kesembilan di bawah pelatih baru Franck Haise.
Luis Enrique katakan pertahanan Nice sangat tangguh setelah hanya kebobolan enam gol sejauh ini.
“Mereka memiliki pelatih terkenal dengan kepribadian bagus. Mereka bermain di level tinggi, sehingga sulit ditaklukkan,” katanya.
Enrique tak ragu akui bahwa Paris Saint-Germain akan sulit mengalahkan Nice.
“Tetapi kami termotivasi untuk terus melakukan apa yang kami lakukan untuk tetap berada di puncak klasemen,” pungkas dia.
BACA JUGA

