Timnas Australia Berharap Pelatih Baru Tony Popovic Bawa Terobosan

Melbourne, inimalangraya.com – Pemain tim nasional (timnas) Australia berharap pelatih baru Tony Popovic dapat tingkatkan performa permainan.
Pemain sayap Craig Goodwin katakan hal ini meskipun ia dan tim cukup sedih dengan hengkangnya Graham Arnold, pelatih Australia sebelumnya.
Arnold mengundurkan diri setelah awal yang buruk pada fase ketiga kualifikasi Piala Dunia di Asia.
Perekrutan Popovic adalah saat sebelum pertandingan ketiga Socceroos melawan China pekan ini.
Goodwin hargai Arnold yang memimpin Australia ke penampilan terbaik mereka di Piala Dunia di Qatar dua tahun lalu.
Ia sudah menjabat jadi pelatih selama enam tahun masa jabatan keduanya sebagai pelatih.
“Tidak seorang pun tahu itu momen ini akan datang. Kita juga tidak mengharapkannya. Dan tentu saja menyedihkan karena kami sudah enam tahun dengan Arnie. Kami telah mencapai banyak hal yang luar biasa,” kata Goodwin kepada wartawan di Adelaide pada Senin (7/10/2024).
“Tetapi ini adalah sepak bola. Dan sekarang kami harus kembali fokus di tengah kualifikasi pada tahap yang sangat penting,”lanjutnya.
Popovic ambil alih tim Socceroos yang berada di posisi kelima Grup C di Asia setelah kekalahan kandang dari Bahrain.
Australia juga main imbang 0-0 melawan Indonesia.
Australia berharap raih poin maksimal dari pertandingan kandang mereka melawan China di Adelaide Oval pada hari Kamis.
Setelah itu tugas tandang sulit melawan pemimpin grup Jepang sudah menanti.
Baru saja tiba di kamp pelatihan Socceroos di Adelaide, Goodwin mengatakan dia tidak mengetahui rencana pelatih Tony Popovic untuk tim nasional Australia tersebut.
Tetapi ia meragukan perubahan besar tim saat lawan China.
“Jelas dengan waktu begitu singkat, mungkin sulit bagi seorang pelatih untuk menerapkan gaya permainan baru,” tambahnya. “Kami memiliki skuad yang sangat bagus. Pemain juga sangat termotivasi untuk menebus apa yang telah terjadi dalam dua pertandingan terakhir.”
Tony Popovic memang memiliki catatan buruk karena kalah dalam lima Grand Final A-League sebagai pelatih.
Tetapi pria berusia 51 tahun ini adalah satu-satunya warga Australia yang mampu membawa timnya meraih kejayaan di Liga Champions Asia.
Sebeumnya ia membawa Western Sydney Wanderers meraih gelar juara pada tahun 2014.
BACA JUGA

