Tim Pemenangan Paslon SaLaf Kecam Perusakan APK di Beberapa Kecamatan

APK Paslon SaLaf
Tampak APK rusak milik paslon SaLaf (Toski)

Kabupaten Malang, Inimalangraya.com – Tim Pemenangan Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Malang, HM Sanusi dan Lathifah Shohib (SaLaf) nomor urut 1, mengecam perusakan Alat Peraga Kampanye (APK) miliknya.

Pasalnya, APK Paslon SaLaf di 10 dari 33 Kecamatan yaang ada di wilayah Kabupaten Malang dirusak orang tak dikenal. Hal ini  memicu kemarahan para pendukung paslon tersebut.

Koordinator Liaison Officer Paslon SaLaf, Zulham Akhmad Mubarrok mengatakan, pengerusakan APK Paslon SaLaf ini terjadi di 10 kecamatan di Kabupaten Malang. Beberapa diantaranya adalah di Kecamatan Kalipare, Wagir, Pakisaji, dan Kecamatan Kromengan.

“Tadi malam telah kita data, ada ribuan APK di 10 kecamatan yang telah dirusak. Kami telah berkoordinasi dengan Bawaslu (Badan Pengawas Pemilu) Kabupaten Malang untuk menindak oknum pelaku itu,” ucapnya, saat dikonfirmasi awak media, Senin (14/10/2024).

Menurut Zulham, aksi pengerusakan APK tersebut ditengarai dilakukan dengan sengaja. Dan sudah berlangsung selama dua pekan terakhir ini.

“Sebelumnya, kami (Tim Paslon SaLaf) memiliki pertimbangan untuk menjaga kondusivitas Pilkada dengan melakukan pendalaman terlebih dahulu. Tapi ini sudah keterlaluan dan kami meminta Bawaslu untuk segera bertindak,” jelasnya.

Zulham menjelaskan, dengan adanya perusakan APK paslon SaLaf yang masif terjadi tersebut membuat Tim pemenangan Paslon SaLaf dalam waktu dekat ini akan melaporkan secara tertulis kepada Bawaslu Kabupaten Malang.

Tindakan ini adalah supaya oknum pelaku perusakan APK tersebut dapat ditindak tegas sesuai dengan Undang-undang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).

“Jika dilihat dari rusaknya dengan jenis sobekan yang lurus itu dilakukan dengan sengaja yang dilakukan pada malam hari,” terangnya.

Untuk itu, lanjut Zulham, pihaknya akan serius dalam pelaporan perusakan APK di beberapa kecamatan.

“Kami akan seriusi laporan perusakan APK ini. Kami telah memerintahkan kepada para relawan dan tim yang ada di desa-desa untuk menindak langsung pelaku jika menemukan kejadian serupa,” tukasnya.

Tinggalkan Komentar