Cukur Israel 4-1, Italia Tak Terbendung di Nations League

Italia Israel
Kiper utama Italia Gianluigi Donnaruma turut gembira karena kemenangan Italia atas Israel meski tak ikut main karena cedera (X/@Azzuri)

Udine, inimalangraya.com – Bek Italia Giovanni Di Lorenzo mencetak dua gol dalam kemenangan kandang 4-1  atas Israel di Nations League, Selasa (15/10/2024) dini hari.

Tim asuhan Luciano Spaletti ini sudah pasti masuk perempat final karena Italia bertahan di puncak Grup Dua Liga A dengan 10 poin.

Penyerang Mateo Retegui pecah kebuntuan dengan melepaskan tendangan penalti ke sudut atas gawang pada menit ke-41.

Memasuki babak kedua, Giovanni Di Lorenzo sundul bola kedua dari tendangan bebas Giacomo Raspadori dan cetak gol di menit ke 54.

Mohammed Abu Fani memperkecil ketertinggalan Israel pada menit ke-66 melalui tendangan sudut.

Tak lama, Federico Dimarco beri umpan kepada Davide Frattesi untuk cetak gol ketiga Italia. Di Lorenzo memastikan kemenangan dengan tendangan rendah dari tepi kotak penalti.

“Mereka bermain bagus, terutama dalam sikap tim di babak pertama,” kata Spalletti dalam konferensi pers.  “Meski ruang sempit pemain kami sering berada di area penalti. Ini pertanda para pemain bermain dengan hebat.”

Italia mendominasi penguasaan bola sejak awal. Meski Israel sempat memperoleh peluang bagus sejak awal melalui Oscar Gloukh.

Ia  melepaskan tendangan melebar dari tepi kotak penalti sebelum kiper tamu Omri Glazer berhasil menghalau Retegui dari jarak dekat.

Sejak mencetak gol untuk Italia pada September 2021 melawan Lithuania, Di Lorenzo telah mencetak lima gol untuk negaranya.

Sedangkan rekannya di lini belakang, Dimarco, telah mencetak tiga gol.

Azzuri unggul satu poin dari Prancis yang mengalahkan Belgia yang berada di posisi ketiga dengan skor 2-1.

Italia membutuhkan setidaknya satu poin dari dua pertandingan grup yang tersisa untuk menjamin tempat di babak berikutnya.

Israel, yang dipromosikan ke Liga A tingkat atas pada edisi sebelumnya, berada di dasar klasemen grup tanpa satu poin pun.

“Anda dapat melihat bagaimana hebatnya Spaletti. Dengan permainan seperti lakukan malam ini, tentu sangat sulit bagi lawan,” kata pelatih Israel Ran Ben Shimon.

Selanjutnya Italia akan bertandang ke Belgia pada November sebelum pertandingan kandang terakhir mereka melawan Prancis.

Tinggalkan Komentar