Nyaris Kalah, Pelatih Juventus Bangga Pemainnya Tahan Imbang Inter Milan

Inter Milan Juventus
Kenan Yildiz selamatkan Juventus dari kekalahan di kandang Inter Milan (X/@juventusfc)

Milan, inimalangraya.com – Pelatih Juventus Thiago Motta akui Juventus tak khawatir dengan hasil seri lawan Inter Milan 4-4 di Stadion San Siro, Senin (28/10/2024) dini hari.

Menururnya persaingan rebut gelar Serie A masih jauh dan masih tekankan pentingnya mempertahankan fokus pada perkembangan tim.

Juventus sempat tertinggal 4-2 sebelum akhirnya pemain muda Kenan Yildiz masuk dari bangku cadangan dan mencetak dua gol untuk menyelamatkan raihan satu poin bagi tim tamu.

Ketidakmampuan mendominasi pertandingan membuat Motta akui para pemainnya jauh dari tantangan meraih Scudetto.

“Tidak untuk saat ini. Kami memberikan penampilan yang solid melawan salah satu favorit untuk Scudetto. Bersama Napoli, yang telah mempertahankan inti skuad mereka dari satu setengah tahun yang lalu,” kata Motta kepada DAZN. “Saat ini, mereka unggul dan mampu bersaing hingga akhir untuk memperebutkan gelar. Meskipun hari ini merupakan penampilan yang bagus, kami harus tetap sadar diri.”

Motta janji akan mengembangkan tim dan berpegang pada strategi.

“Kami akan melihat apa yang mampu kami lakukan saat waktunya tiba,” ungkap Motta yang akui emosinya campur aduk dengan hasil tersebut.

“Tim kami menginginkan hasil yang berbeda setelah babak pertama yang dipenuhi dengan insiden yang tidak menguntungkan,” katanya.

“Seharusnya kami bisa memenangkan pertandingan tetapi kami perlu memahami mengapa kami tampil baik di saat-saat tertentu dan kesulitan menghadapi permainan lawan di lain kesempatan,”  akunya.

Kenan Yildiz Jadi Penyelamat Juventus

Pemain pengganti Yildiz, 19 tahun, mengamankan hasil imbang setelah masuk di akhir pertandingan.

Namun Motta tetap yakin keputusannya memainkan Timothy Weah sebagai pemain inti sebelum Yildiz.

“Saya memilih Timothy Weah  karena ia tampil bagus. Kenan dapat membantu tim di babak kedua dengan memberikan berbagai opsi, baik sebagai pemain sayap, gelandang, atau penyerang,” kata Motta.

Permainan berlangsung sengit dimana Inter Milan sempat unggul lebih dulu lewat gol penalti Piotr Zielinski di menit ke 15.

Dusan Vlahovic samakan kedudukan untuk Juventus di menit ke 20 dan susul dengan gol kedua lewat Timothy Weah di meit ke 26.

Keunggulan sementara Juve tak bertahan lama setelah Henrikh Mkitaryan cetak gol di menit ke 35. Skor 2-2 berubah dua menit kemudian setelah Zielinski kembali cetak penalti di menit ke 37 sehingga Inter unggul 3-2.

Pasca jeda, Denzel Dumfries membuat para suporter tuan rumah bersorak lewat gol di menit 53. Keunggulan 4-2 ini ternyata tak bertahan lama saat Yildiz cetak gol di menit ke 71 dan 82.

Tinggalkan Komentar