Kalah Empat Kali Berturut, Manchester City Catat Rekor Terburuk

Manchester City Kalah
Gol tunggal Erling Haaland tak mampu selamatkan Manchester City dari kekalahan dari Brighton *X/@ManCity)

Brighton, inimalangraya.com – Setelah kalah 2-1 di kandang Brighton & Hove Albion, Manchester City menandai empat kekalahan berturut di semua kompetisi sejak Agustus 2006.

Pelatih City Pep Guardiola berharap jeda internasional mendatang dapat membuat tim ini kembali bugar.  City berada di posisi kedua klasemen dengan selisih lima poin dari pemuncak klasemen, Liverpool.

Cedera pemain seperti Nathan Ake, John Stones, Jack Grealish dan Ruben Dias, Rodri dan Oscar Bobb jadi salah satu faktor mengapa City kalah di pertandingan dini hari tersebut.

“Kunci memenangkan pertandingan adalah para pemain kembali bugar. Para pemain kembali dan dapat bermain, dapat berlatih, lalu meningkatkan hasil kami.

“(Kita perlu) menjernihkan pikiran, memasuki jeda internasional, dan para pemain kembali bugar. Keberhasilan yang mereka raih pada musim lalu adalah karena kami memiliki lebih sedikit cedera. Saya ingin para pemain bermain konsisten dan mampu bermain di level yang sama seperti di babak pertama,” lanjutnya.

Erling Haaland mencetak gol pada menit ke-23 dan beberapa kali gagal memanfaatkan peluang di babak pertama saat City hanya melepaskan lima tembakan tepat sasaran.

Namun, Brighton tampil jauh lebih baik di babak kedua saat melawan City yang lamban.

Pemain pengganti Joao Pedro serta pemain debutan Liga Primer Matt O’Riley mencetak gol untuk mengamankan kemenangan.

“Jadi, di babak pertama kami seharusnya tidak membuka permainan, permainan kami terbuka, tetapi kami memiliki kendali, dan kami tidak bisa, dan kami tidak berada di level yang tepat untuk mempertahankan 90 menit,” kata Guardiola.

“Di babak pertama, kami bermain brilian. Tetapi  di babak kedua kelelahan muncul.. Tim mengubah kecepatan dan kami kalah dalam permainan.”

Rekor Terburuk City Sepanjang Masa

City sebelumnya kalah dari Tottenham Hotspur di Piala Liga, Bournemouth di liga, dan kemudian menderita kekalahan telak 4-1 dari Sporting di Liga Champions pekan lalu.

“Sebagai sekelompok pemain, kami harus memastikan bahwa kami berjuang untuk klub hebat ini,” kata kapten Kyle Walker kepada Sky Sports. “Sulit untuk menerimanya, dan saya dapat meyakinkan Anda bahwa semua orang ingin membalikkannya secepat mungkin.”

Rekor terburuk kedua Guardiola sebagai manajer adalah bersama Bayern Munich selama musim 2014-15. Citizens alami tiga kekalahan berturut-turut ditambah kekalahan adu penalti di Piala Jerman.

Tinggalkan Komentar