Kusini Yengi Selamatkan Australia Dari Kekalahan Memalukan Atas Bahrain

Riffa, inimalangraya.com – Gol Kusini Yengi di enam menit tambahan sebelum pertandingan usai selamatkan Australia dari kekalahan oleh Bahrain di kualifikasi Piala Dunia Zona Asia Grup C pada Rabu (20/11/2024) dini hari.
Namun demikian, Australia masih punya peluang untuk langsung lolos ke Piala Dunia 2026 setelah berada di posisi kedua Grup C Asia dengan tujuh poin.
Poin tersebut selisi sembilan poin di belakang pemimpin klasemen Jepang dan satu poin di atas Indonesia, Arab Saudi, Bahrain, dan China.
Dua tim teratas di akhir fase akan langsung melaju ke Piala Dunia 2026, sementara tim di posisi ketiga dan keempat akan melaju ke babak berikutnya.
Setelah kehilangan banyak peluang dalam hasil imbang 0-0 di kandang sendiri melawan Arab Saudi Kamis lalu, kegagalan Australia berlanjut di Stadion Nasional Bahrain di Riffa.
Hal ini membuat pelatih Tony Popovic harus banyak berpikir sebelum pertandingan kualifikasi kandang berikutnya melawan Indonesia pada bulan Maret.
Yengi yang mencetak gol pertama dari dua golnya setelah 38 detik karena kesalahan pertahanan dimana Australia mempertahankan keunggulan hingga menit ke-74 sebelum mereka kebobolan dua kali oleh Bahrai.
Bek Cameron Burgess menendang bola ke arah pemain pengganti Bahrain Mahdi Abduljabbar lambungkan bola ke arah Mat Ryan dari jarak 40 meter dengan kiper itu berada jauh dari garisnya.
Bek tengah yang baru debut, Hayden Matthews, kemudian menghadiahkan gol keduanya kepada Abduljabbar tiga menit kemudian.
Sundulannya membentur tiang gawang dan membuat Ryan tak berdaya.
Penyerang Portsmouth, Yengi, akhirnya berhasil menyelamatkan satu poin dengan mencetak gol dari rebound yang tidak disengaja setelah kemelut di depan gawang.
Namun, pemain berusia 25 tahun itu juga menyia-nyiakan banyak peluang untuk memberi keunggulan dua gol bagi Socceroos.
Berawal dari umpan silang yang apik dari pemain sayap Riley McGree pada menit ke-24, Yengi hanya perlu menaklukkan kiper lawan tetapi melepaskan tembakan lemah ke tangan Ebrahim Lutfalla yang sedang menyerang.
Yengi menahan bola dengan dadanya ke tiang gawang mendekati menit ke-60 dan melakukan kesalahan fatal beberapa menit kemudian dengan sentuhan kaki yang berat dari depan titik penalti.
“Saya ingin dia mencetak gol pada kedudukan 1-0 ketika bola dioper kembali, karena itu akan mengakhiri pertandingan,” kata Popovic.
Ada beberapa hal positif bagi Socceroos, yang bangkit dengan baik setelah tertinggal dan lebih baik karena kreativitas Craig Goodwin setelah pemain sayap itu absen dalam pertandingan melawan Saudi karena skorsing.
Namun, para penyerang Popovic telah berulang kali menyia-nyiakan semangat rekan satu tim mereka, membuat perjalanan menuju Amerika Utara menjadi jauh lebih sulit.
“Kami menunjukkan banyak karakter untuk menyamakan kedudukan menjadi 2-2 tetapi secara keseluruhan malam ini mengecewakan,” kata Matthews.
BACA JUGA

