Inzaghi Puas Meski Inter Milan Menang Tak Meyakinkan dari Leipzig

Milan, inimalangraya.com – Pelatih Inter Milan Simone Inzaghi puji timnya setelah pertahankan kemenangan kandang 1-0 melawan RB Leipzig pada Rabu (27/11/202) dini hari.
Kemenangan ini membuat tim asal Milan ini naik ke puncak klasemen Liga Champions.
Gol bunuh diri bek RB Leipzig Castello Lukeba membawa Inter unggul pada menit ke-27 sebelum juara Italia itu lengah di babak kedua dan tim tamu mengancam akan menyamakan kedudukan.
“Kami puas karena tahu pentingnya pertandingan malam ini,” kata Inzaghi kepada Sky Sport.
“Melawan tim yang hebat, yang hingga hari Minggu memiliki pertahanan terbaik di Bundesliga tak mudah. Tim juga memainkan permainan yang hebat, kami selalu seimbang dan tidak mudah menghadapi mereka,” lanjutnya.
Ia cukup sayangkan saat timnya tidak mencetak gol kedua. “Tetapi tim kami terlalu buruk,” lanjutnya.
Denzel Dumfries gagal memanfaatkan peluang bagus setelah babak kedua mulai.
Henrikh Mkhitaryan mengira ia telah menggandakan keunggulan Inter pada waktu tambahan. Namun wasit anulir gol tersebut karena pelanggaran dalam proses penyelesaian.
“Jelas ada kepuasan, tetapi untuk masuk ke delapan besar kami masih perlu melangkah sedikit,” kata Inzaghi.
Inter berada di puncak klasemen dengan 13 poin dari lima pertandingan. Posisinya satu poin di atas Barcelona yang berada di posisi kedua.
Liverpool berada di posisi ketiga dimana tim ini masih akan bertemu Real Madrid dini hari nanti pukul 03:00.
Delapan tim teratas dalam fase liga baru kompetisi ini lolos otomatis ke babak 16 besar. Selanjutnya 16 akan mengikuti babak playoff dua leg untuk bergabung dengan mereka.
“Kami telah menjalani pertandingan yang sangat baik, empat kemenangan beruntun dan lima pertandingan tanpa kebobolan satu gol pun,” tambah Inzaghi.
“Saya khawatir dengan pertandingan malam ini, tetapi tim ini sudah matang dan tahu untuk tidak terpengaruh oleh nol poin Leipzig.”
Leipzig, yang berada di posisi ketiga Bundesliga, belum memenangkan satu pertandingan pun pada bulan November.
Tim ini masih dan masih mencari poin Eropa pertama mereka setelah lima kekalahan beruntun.
BACA JUGA

