Selangkah Lagi, Ruud van Nistelrooy Jadi Pelatih Leicester City

Leicester, inimalangraya.com – Leicester City hampir pasti tunjuk Ruud van Nistelrooy sebagai pelatih baru mereka setelah pemecatan Steve Cooper pada hari Minggu.
Cooper diberhentikan dari jabatannya sebagai bos Foxes hanya satu hari setelah kekalahan 2-1 mantan timnya melawan Chelsea Sabtu lalu.
The Foxes telah kalah empat kali dari lima pertandingan terakhir mereka di semua kompetisi dan berada di urutan ke-16 dalam klasemen Liga Primer dengan 10 poin setelah 12 pertandingan.
Cooper hanya memimpin 14 pertandingan selama waktunya bersama Leicester setelah menggantikan Enzo Maresca di musim panas.
The Telegraph melaporkan bahwa mantan pelatih sementara MU itu sudah lakukan pembicaraan ekstensif dengan petinggi klub. Dikabarkan pula klub akan segera konfirmasi pengangkatannya.
Pengalaman Ruud Van Nistelrooy
Pelatih asal Belanda ini memiliki pengalaman terbatas di Liga Premier Inggris sebagai manajer. Hal ini mengingat ia mengambil alih United sebagai manajer sementara setelah pemecatan Erik ten Hag pada akhir Oktober.
Van Nistelrooy mengawasi empat pertandingan sebagai pelatih. Tetapi ia meninggalkan Old Trafford tanpa terkalahkan dan menang tiga kali serta seri sekali.
Yang menarik, dua kemenangannya diraih saat melawan Leicester asuhan Cooper.
Meskipun United masih memiliki masalah pertahanan yang mencolok saat melawan tim seperti Chelsea pada awal November, ia tidak dapat sepenuhnya dianggap bertanggung jawab atas kesulitan Setan Merah.
PSV Eindhoven menunjuk Van Nistelrooy sebagai pelatih kepala pada Maret 2022 dan selama waktunya di Belanda ia memenangkan Johan Cruyff Shield 2022 dan Piala KNVB 2022–23.
Tetapi mengundurkan diri pada akhir musim 2022-23 sebagai akibat dari apa yang ia gambarkan sebagai kurangnya dukungan.
Pria berusia 48 tahun itu memimpin tim Belanda itu ke posisi kedua dengan raihan 75 poin dari 34 pertandingan musim itu, tujuh poin lebih sedikit dari sang juara Feyenoord.
Kabarnya, ia sisihkan kandidat lain Graham Potter dan David Moyes untuk mendapatkan pekerjaan itu.
Van Nistelrooy harus membuktikan bahwa ia dapat bersaing di Liga Premier secara permanen.
Tugas utamanya tentu saja adalah mengamankan kelangsungan hidup Leicester di liga utama.
Terlebih, tim ini hanya unggul satu poin dari Ipswich Town yang berada di posisi ke-18. Hal ini tak mudah bagi pelatih yang mungkin kurang pengalaman.
Memang, rekor kebobolan 23 gol The Foxes di Liga Premier adalah rekor terburuk ketiga di divisi tersebut.
Leicester City dan mereka telah kebobolan 16 kali dalam enam pertandingan terakhir mereka.
Ruud Van Nistelrooy harus sabar mengingat Leicester City akan menghadapi West Ham, Brighton, Newcastle, dan Wolves sebelum Natal.
Ia juga memiliki tugas berat untuk menghadarpi favorit juara Liga Premier Liverpool pada Boxing Day.
Tiga hari kemudian, Leicester bakal melawan juara bertahan Manchester City pada tanggal 29 Desember.
BACA JUGA

