Bocil Pelaku Pelecehan Rasisme Ke Vini Jr Kena Sanksi

Madrid, inimalangraya.com – Seorang anak di bawah umur yang melakukan pelecehan rasisme terhadap penyerang Real Madrid Vinicius (Vini) Jr selama pertandingan liga Spanyol melawan Rayo Vallecano musim lalu kena larangan masuk stadion selama satu tahun serta denda, begitu rilis Real Madrid pada Jumat (29/11/2024).
Dalam rilis tersebut, juara LaLiga tersebut juga menambahkan bahwa anak di bawah umur tersebut telah mengakui kesalahannya.
Ia juga sudah meminta maaf melalui surat, dan menerima hukuman yang dijatuhkan oleh Kantor Kejaksaan Anak.
Komisi Negara Melawan Kekerasan, Rasisme, Xenofobia, dan Intoleransi dalam Olahraga tidak menyebutkan jumlah denda yang dikenakan untuk bocil tersebut.
“Anak di bawah umur yang melontarkan hinaan rasis terhadap pemain kami Vinicius Junior… telah meminta maaf. Ia juga sudah menyatakan penyesalannya atas perilakunya melalui surat permintaan maaf,” kata Real Madrid dalam sebuah pernyataan.
“Sebagai hasil dari penyelesaian di luar pengadilan, ia setuju untuk melaksanakan kegiatan sosial-edukatif oleh Kantor Kejaksaan Umum Anak . Ia juga setuju untuk tidak memasuki stadion tempat pertandingan resmi diadakan selama satu tahun.”
Beberapa Kasus Rasisme Pemain dan Penyelesaiannya
Klub tersebut menambahkan bahwa sejak Juni ia telah tutup empat kasus rasisme terhadap para pemainnya, baik oleh pengadilan biasa maupun oleh badan yang menangani anak di bawah umur.
Bocil lainnya yang melontarkan kata-kata rasis kepada gelandang Aurelien Tchouameni pada bulan April juga kena sanksi larangan masuk stadion selama satu tahun.
Penggemar lainnya yang terbukti bersalah atas pelecehan rasisme terhadap Vini Jr dan Samuel Chukwueze dari Villarreal selama dua pertandingan di Mallorca tahun lalu kena sanksi hukuman penjara yang ditangguhkan (suspended sentence).
BACA JUGA

