Berpeluang Besar Menang, Liverpool Tetap Waspadai Rekam Jejak Fulham

Liverpool, inimalangraya.com – Liverpool kembali beraksi di Liga Premier saat Fulham bertandang ke Anfield pada hari Sabtu.
Liverpool masih belum jalani laga derby Merseyside lawan Everton karena badai pekan lalu.
Tim Arne Slot melihat pertandingan mereka menjadi satu-satunya di liga utama yang menjadi korban Badai Darragh.
Liverpool masih memiliki satu pertandingan yang belum dimainkan atas rival mereka dalam perebutan gelar setidaknya selama dua bulan ke depan.
Peluang besar bagi The Reds untuk mempertahankan posisi puncak klasemen sementara Liga Inggris. Sebab Arsenal dan Manchester City sama-sama kehilangan poin minggu lalu.
Kondisi City yang benar-benar dalam krisis membuat persaingan mereka hampir terlihat berakhir.
Baca juga:
Berarti Chelsea sekarang menjadi penantang terdekat, empat poin di belakang Liverpool setelah menang 4-3 di Tottenham Hotspur.
Arsenal dan City yang gagal menang meringankan dampak dari Liverpool yang kehilangan dua poin di menit terakhir saat bertandang ke Newcastle United pertengahan minggu lalu.
Hasil ini adalah yang ketiga kalinya dalam 21 pertandingan mereka gagal menang di bawah Slot.
Awal impian manajer Belanda itu berlanjut di pertengahan minggu, saat penalti Mohamed Salah yang memastikan kemenangan 1-0 di Girona.
Berarti Liverpool masih memiliki rekor 100 persen di Liga Champions setelah enam pertandingan.
Kembali ke kandang sendiri akan menjadi dorongan kepercayaan diri yang lebih besar.
Hal ini mengingat kekalahan dari Nottingham Forest pada bulan September adalah satu-satunya saat mereka tidak menang dalam 13 pertandingan terakhir mereka di Anfield.
Kelemahan pertahanan telah menimbulkan beberapa pertanyaan dalam beberapa minggu terakhir. Tetapi mereka menebusnya dengan menjadi lebih tajam dalam serangan.
Saat ini Liverpool mencetak dua gol atau lebih dalam tujuh pertandingan Liga Premier berturut-turut – rekor terbaik mereka dalam lebih dari tiga tahun.
Mereka masih bisa memecahkan rekor gol Liga Premier mereka untuk satu tahun kalender dengan empat pertandingan tersisa pada tahun 2024.
Hanya terpaut 12 gol dari rekor 88 gol yang mereka torehkan sepanjang tahun 2019.
Rekam Jejak Fulham Lawan Liverpool
Fulham adalah tim yang sangat sukses musim lalu dengan tujuh gol saat mengalahkan Cottagers dua kali di liga.
Catatan ini memperpanjang catatan mereka melawan mereka menjadi sembilan kemenangan dalam 12 pertandingan di Liga Premier.
Namun, pasukan Marco Silva memang membuat mereka takut dalam empat pertemuan mereka musim lalu.
Tim ini unggul 3-2 dengan 10 menit tersisa di Anfield sebelum kalah 4-3, sementara juga memimpin di leg pertama semifinal Piala EFL mereka.
Fulham juga merupakan salah satu dari enam klub yang mengalahkan Liverpool di Anfield selama penampilan mereka di awal tahun 2021.
Tetapi mereka masih belum pernah mengalahkan The Reds di sini di hadapan fans Merseyside.
Kemenangan itu juga terjadi sebelum Silva bergabung dengan klub.
Dan ia hanya pernah memenangkan satu dari 11 pertemuannya dengan Liverpool sebagai manajer, dan kalah 5-2 di Anfield sebagai manajer Everton pada tahun 2019 yang akhirnya membuatnya dipecat.
Namun, tim Fulham-lah yang memberi Liverpool bantuan besar dalam perebutan gelar pada hari Minggu lalu.
Fulham menahan imbang Arsenal 1-1 di Craven Cottage, menghindari kekalahan di akhir pertandingan berkat keputusan offside VAR yang menganulir gol Bukayo Saka.
Hasil tersebut membuat Fulham meraih 23 poin setelah 15 pertandingan, perolehan poin terbaik kedua dalam sejarah Liga Premier.
Tim ini hanya di belakang 25 poin yang mereka kumpulkan pada titik ini di musim 2003-04, di mana mereka akhirnya finis di urutan kesembilan.
Meskipun perolehan poin yang bagus itu, dan hanya kalah satu kali dari tujuh pertandingan terakhir mereka Fulham masih terpuruk di urutan ke-10.
Tetapi kepadatan di paruh atas Liga Premier membuat mereka hanya tertinggal empat poin dari City di empat besar.
BACA JUGA

