ABK Ar Roihan dan FORSITASI Wisata ke Jatim Park 1, Ini Pesan Bupati Malang

Kabupaten Malang, inimalangraya.com – Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) Yayasan Lembaga Pendidikan Islam Ar Roihan bersama Forum Silaturahmi dan Pemerhati Anak Spesial (FORSITASI) sangat senang bisa berwisata ke Jatim Park 1 dengan kehadiran Bupati Malang.
Minggu (15/12/2024) sangat istimewa adalah mereka dapat bertemu dengan Drs. H. M. Sanusi, M. M., yang hadir di MIT Ar-Roihan, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang.
Dikutip dari situs resmi Kabupaten Malang Kehadiran HM Sanusi menjadi komitmen dalam berikan perhatian istimewa kepada anak-anak berkebutuhan khusus.
Turut hadir dalam kesempatan tersebut adalah Ketua TP PKK Kabupaten Malangm ibu Sanusi dan , Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Malang beserta Camat dan jajaran Forkopimcam Lawang.
Sanusi katakan bahwa kegiatan kunjungan wisata ini bermakna sangat penting.
Ia katakan bahwa giat ini bukan sekadar bentuk rekreasi, namun juga sebagai media edukasi serta sarana bangun kepercayaan diri.
Tidak hanya itu, sambungnya, upaya ini dapat melatih kemandirian para anak-anak berkebutuhan khusus.
Melalui kegiatan ini, tambah Bupati Malang terpilih ini, mereka dapat kenal lingkungan lebih luas sekaligus dapat berinteraksi dengan masyarakat.
Tentu hal ini dapat memperkaya pengalaman hidup mereka.
“Hal ini seiring dengan semangat inklusivitas yakni kita bersama-sama ciptakan lingkungan ramah sekaligus dukung keberagaman,” kata Bupati Malang dalam sambutannya sebelum lepas rombongan di Ar Roihan Lawang.
“Hari ini menjadi hari yang istimewa untuk kalian. Jadikan kunjungan wisata ini kesempatan dalam mempelajari berbagai -hal baru. Kalian dapat bermain serta berbahagia bersama teman-teman serta pendamping. Ingat kalian adalah anak-anak istimewa, dengan potensi luar biasa dalam berkarya serta bawa kebahagiaan bagi banyak orang di sekitar kalian,” kata HM Sanusi sebelum memberangkatkan rombongan tersebut.
Harapan HM Sanusi adalah kunjungan wisata ini dapat jadi contoh yang inspiratif untuk warga secara luas sehingga lebih memiliki kepedulian.
Dengan demikian, mereka dapat berikan ruang bagi anak-anak berkebutuhan khusus.
“Melalui dukungan bersama, maka kita dapat ciptakan lingkungan secara inklusif serta berkeadilan,” kata dia.
BACA JUGA

