Nobar Film ‘Tepatilah Janji’, KPU Edukasi Jelang Pilkada 2024

Kota Malang, inimalangraya.com,- Dalam upaya meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pesta demokrasi Pilkada Serentak 2024, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia secara inovatif menghadirkan film bertajuk “Tepatilah Janji”. Pada Kamis (5/9), KPU menggelar acara nonton bareng (nobar) film ini di salah satu bioskop di Kota Malang, Jawa Timur.
Film ini tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga sarana edukasi politik bagi masyarakat, dengan tujuan memperkuat kesadaran pentingnya memilih pemimpin yang tepat dan jujur. KPU berharap, dengan memanfaatkan medium film, masyarakat akan lebih mudah mencerna pesan-pesan tentang pentingnya partisipasi dalam pemilu serta menghindari politik uang.
Eka Wisnuwardhana, Divisi Sumber Daya Manusia, Penelitian, dan Pengembangan KPU Jawa Timur, menjelaskan bahwa film Tepatilah Janji menyampaikan pesan-pesan penting yang relevan dengan proses demokrasi di Indonesia.
Dalam film tersebut, digambarkan bagaimana politik uang dapat merusak demokrasi dan menghancurkan harapan calon kepala daerah. Selain itu, kisah seorang kepala desa yang menjadi bupati setelah berjanji kepada rakyatnya menjadi sorotan utama. Hal tersebut menunjukkan pentingnya menepati janji politik.
“Film ini memberikan pelajaran penting bahwa seorang pemimpin yang berjanji harus mampu menepati janjinya kepada masyarakat. Ini adalah pesan moral yang kuat, yang diharapkan dapat menggugah para calon pemimpin serta pemilih,” ujar Eka.
Harapan Target Partisipasi Meningkat
Dalam Pilkada Serentak 2024, KPU Jawa Timur menargetkan tingkat partisipasi masyarakat mencapai 83 persen. Hal ini adalah sebuah target ambisius yang didasarkan pada pencapaian pemilu sebelumnya. KPU terus berusaha merealisasikan target ini melalui berbagai metode sosialisasi, termasuk menggandeng tokoh agama dan masyarakat.
Selain itu, film Tepatilah Janji akan diputar di beberapa kota lain. Kota yang memutar film ini meliputi Bali dan Kupang, setelah sebelumnya sukses diputar di Medan dan Samarinda. Melalui pemutaran film ini, KPU berharap dapat meningkatkan kesadaran politik dan mengajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam proses demokrasi.
Disutradarai oleh Garin Nugroho, film Tepatilah Janji tidak hanya menyentuh isu-isu politik, tetapi juga mengangkat dinamika keluarga. Sehingga hal ini menjadikannya film yang relevan bagi berbagai kalangan. Alim Sudio, seorang pengamat politik, menyebut film ini sebagai “sarana yang efektif untuk menyampaikan pesan tentang pentingnya proses pemilihan yang jujur dan transparan.”
Dengan bintang utama seperti Ibnu Jamil dan Cut Mini, film ini diharapkan mampu menarik perhatian masyarakat luas. Diharapkan juga melalui film ini dapat memberikan edukasi politik yang mendalam.
Sumber: Pemkot Malang
BACA JUGA
