Donald Trump Terancam Dominasi Kamala Harris Di Georgia

Valdosta ,Georgia, inimalangraya.com – Vivian Childs, pendukung setia Donald Trump, bocorkan rahasia kepada sekelompok besar anggota Partai Republik tentang cara memenangkan hati pemilih kulit hitam di negara bagian Georgia.
Negara bagian yang satu ini selalu yang menjadi ‘medan pertempuran’ bagi pilpres AS dari waktu ke waktu
Pendeta Gereja Black Baptist itu sebut bahwa mereka harus fokus pada kebijakan ekonomi Trump.
Selain itu, ia sarankan anggota partai serta relawan dan staf kampanye untuk fokus pada imigrasi ilegal, dan inflasi.
Mereka semua berkumpul di kantor timses Trump yang baru dibuka di kota pedesaan Valdosta bulan lalu.
“Beri tahu para pemilih apa yang telah dilakukan Trump dan bahwa ia akan membawa perubahan yang dibutuhkan Amerika,” katanya. “Kita adalah partai harapan. Kita adalah partai kebenaran.”
Kantor baru tersebut sangat gedung megah dengan pilar dan beranda putih.
Donald Trump Harus Cari Cara Kuasai Pemilih Georgia
Menurut pengakuan Trump, Georgia telah menjadi negara bagian yang harus dimenangkan. Negara bagian tersebut, menurutnya, telah ia kuasai hingga Kamala Harris menjadi saingannya dari Partai Demokrat pada bulan Juli.
Pendaftarannya yang terlambat memicu ledakan antusiasme populer.
Jajak pendapat di Georgia menunjukkan para kandidat bersaing ketat sejak ada perubahan besar dari awal Juli.
Hal ini ketika jajak pendapat menunjukkan Trump mengungguli Presiden Demokrat Joe Biden sebanyak enam poin persentase.
Secara khusus, pertarungan sengit tengah berlangsung untuk para pemilih kulit hitam yang merupakan sepertiga dari populasi negara bagian.
Proporsi pemilih kulit hitam adalah terbesar di salah satu dari tujuh negara bagian medan pertempuran yang akan menentukan pemilihan presiden 5 November.
Donald Trump kini mencoba untuk memperkuat dukungan di antara bagian penting dari basisnya, kelas pekerja dan warga kulit putih pedesaan.
Tujuan Trump untuk menarik lebih banyak dukungan kulit hitam tidak hanya diperumit oleh kemunculan Harris menggantikan Biden.
Childs, bagian dari koalisi advokat nasional “Black Americans for Trump”, mengakui pencalonan Harris memang langung mengubah persaingan di Georgia.
“Ada banyak antusiasme, tentu saja,” katanya kepada Reuters. “Ia berkulit hitam dan ia seorang wanita.”
BACA JUGA

