750.000 Orang Diperkirakan Hadiri Misa Akbar Paus Fransiskus di Timor Leste

Dili, inimalangraya – Kehadiran Paus Fransiskus di Timor Leste pada pada Senin (9/9)
Kehadirannya di negara dengan warga beragama Katolik terbesar di Asia Tenggara ini juga akan menggelar perayaan misa akbar di lapangan terbuka.
Diperkirakan kehadiran warga mencapai lebih dari separuh populasi yang berjumlah 1,3 juta jiwa.
Paus sedang dalam kunjungan selama 12 hari ke empat negara di Asia Tenggara dan Oseania, perjalanan luar negeri terpanjangnya sejauh ini.
Paus Fransiskus datang ke Timor Leste dari Papua Nugini. Bahkan ia sempat mengirimkan pasokan medis ke sebuah kota kecil yang terletak di tepi hutan lebat, di salah satu daerah paling terpencil di dunia.
Francis mendarat di Dili, ibu kota Timor, pada Senin siang.
Ia disambut di bandara oleh Presiden Jose Manuel Ramos-Horta dan sekelompok anak sekolah yang mengenakan pakaian tradisional.
Mereka memberi Paus Fransiskus bunga dan tais, selendang seremonial tenun.
Fransiskus menjadi paus kedua yang berkunjung, setelah Yohanes Paulus II, yang datang pada tahun 1989.
Perjalanan tersebut memberikan dorongan bersejarah bagi gerakan kemerdekaan negara itu tersebut.
Negara ini kemungkinan merupakan negara dengan penduduk beragama Katolik terbanyak di dunia, dengan Vatikan mengatakan sekitar 96% penduduk Timor adalah penganut agama tersebut.
Panitia mempersiapkan sekitar 750.000 orang untuk menghadiri Misa bersama Fransiskus pada hari Selasa (10/9) di Tasitolu.
Kawasan ini merupakan daerah pesisir yang luas tempat pasukan Indonesia diketahui menguburkan para pejuang kemerdekaan Timor yang tewas.
Sejak merdeka, negara ini telah berjuang untuk membangun kembali infrastruktur dan ekonominya.
Pada tahun 2014, Bank Dunia memperkirakan bahwa sekitar 42 persen penduduk Timor hidup dalam kemiskinan. Tercatat juga sekitar 47 persen anak-anak mengalami hambatan pertumbuhan karena kekurangan gizi.
Fransiskus akan mengunjungi Timor Timur hingga hari Rabu sebagai bagian dari lawatannya setelah dari Indonesia.
Ia akan melanjutkan perjalanan ke Singapura sebelum kembali ke Roma pada tanggal 13 September.
BACA JUGA

