SpaceX Bakal Berinvestasi di Vietnam

SpaceX Vietnam
SpaceX berencana investasi sebesar $ 1,5 miliar di Vietnam (Reuters)

Hanoi, inimalangraya.com  – SpaceX milik Elon Musk berencana menginvestasikan $1,5 miliar di Vietnam dalam waktu dekat.

Hal ini disampaikan oleh pemerintah negara tersebut pada Kamis (26/9) dimana upaya ini dapat membantu menyelesaikan kebuntuan atas peluncuran layanan satelit Starlink di negara tersebut.

Pembicaraan selama berbulan-bulan tentang penawaran koneksi internet satelit Starlink dan layanan komunikasi lainnya ditunda pada akhir tahun 2023.

Salah satu sumber yang mengetahui masalah tersebut mengatakan kepada Reuters awal tahun ini, meskipun pembicaraan dilanjutkan kemudian.

“Pemerintah Vietnam sedang mempertimbangkan proposal (investasi) SpaceX,” sebuah laporan di portal pemerintah pada hari Kamis mengutip pernyataan Presiden To Lam.

Ia meminta perusahaan untuk bekerja sama erat dalam menyelesaikan persiapan untuk investasi tersebut.

Pernyataan itu menyusul pertemuan pemimpin tersebut di New York dengan wakil presiden senior SpaceX untuk urusan bisnis dan pemerintahan global  Tim Hughes.

Hughes mengatakan perusahaan berencana untuk menginvestasikan $15 miliar di Vietnam, pasar yang menjanjikan untuk layanan internet satelitnya, tambah laporan itu.

Ia katakan penyebaran layanan internet SpaceX di Vietnam bertujuan untuk memberi manfaat untuk pendidikan dan pencegahan bencana.

Pemerintah tidak menjelaskan di mana investasi SpaceX akan dilakukan, atau kapan rinciannya dapat disetujui.

SpaceX yang berbasis di AS tidak segera menanggapi permintaan komentar dari Reuters. Sedangkan Kementerian luar negeri Vietnam tidak menanggapi permintaan komentar.

Dengan 100 juta orang, Vietnam merupakan basis pengguna yang besar bagi perusahaan internet AS seperti Facebook milik Meta  dan Alphabet.

Tetapi peralatannya yang sudah tua dapat mengganggu operasi kabel bawah laut serat optik utama.

Jajaran pegunungan yang luas juga membuat layanan internet kurang dapat diandalkan di Vietnam.

Vietnam sering menggunakan internet satelit untuk tugas-tugas seperti patroli yang lebih ketat di Laut Cina Selatan yang disengketakan.

Kawasan ini merupakan tempat Vietnam sering berselisih dengan Tiongkok.

Namun, langkah seperti itu mungkin tidak diterima dengan baik oleh Beijing.

Tinggalkan Komentar