Keok di Kandang Bournemouth, Pelatih Arsenal Sebut Timnya Bayar Harga Mahal

Keok di Kandang Bournemouth, Pelatih Arsenal Sebut Timnya Bayar Harga Mahal
Bournemouth rayakan kemenangan atas Arsenal 2-0 (Arsenal FC)

Bournemouth, inimalangraya.com– Kekalahan 2-0 saat bertandang ke Bournemouth membuat pelatih Arsenal Mikel Arteta frustrasi atas kesalahan fatal timnya.

Kekalahan pertama musim ini semakin menyesakkan saat Arsenal juga terima kartu merah ketiga dalam delapan pertandingan.

Bek Arsenall William Saliba menerima kartu merah pada menit ke-30 setelah menjatuhkan penyerang Bournemouth Evanilson dan mencegah peluang mencetak gol.

Sementara Arsenal berhasil mengatasi badai kartu merah sebelumnya untuk meraih hasil imbang melawan Brighton & Hove Albion dan Manchester City, kali ini mereka gagal.

“Setelah 30 menit, kita bermain dengan 10 pemain. Kita harus bermain 67, 68 menit di liga ini lagi dengan 10 pemain. Hal tersebut adalah petaka,” kata Arteta kepada Sky Sports.

“Permainan ini sarat kesalahan.  Bagi saya malam ini, kami membuat dua kesalahan besar yang membuat kami kehilangan satu pertandingan. Dan ya, ini adalah ketiga kalinya kami bermain dalam pertandingan dengan 10 pemain.”

Setelah tim tamu mengawali pertandingan dengan gemilang, Bournemouth memanfaatkan keunggulan mereka sebaik-baiknya dengan menekan Arsenal.

Tim tuan rumah ini mendominasi permainan dalam waktu yang lama.

Terlebih Bournemouth hanya punya sedikit peluang meski akhirnya gol Ryan Christie (70’)dan penalti Justin Kluivert (79’) memastikan raihan tiga poin.

Arteta memuji tuan rumah atas kemenangan mereka. Dan ia merasa bahwa timnya harus menanggung kesalahan yang sama atas kesalahan yang mereka buat.

“Kesalahan-kesalahan itu adalah bagian dari sepak bola. Tetapi tidak tepat menyalahkan siapa pun. Sikap (para pemain) sangat bagus, dan mereka benar-benar ingin (menang), dan mereka benar-benar berusaha,” pelatih asal Spanyol itu menjelaskan.

“Secara mental juga sulit, bermain dalam waktu yang lama di liga ini. Dalam kondisi seperti ini. Tetapi hari ini sayangnya kami harus membayar harganya.”

Tinggalkan Komentar