Inovasi PUPR: Modifikasi Cuaca untuk Atasi Kekeringan 2024

Teknologi Mitigasi Cuaca (TMC) yang dilakukan PUPR guna mengantisipasi Kekeringan di Musim Kemarau 2024/Foto: Biro Komunikasi Publik PUPR
Antisipasi Kekeringan di Musim Kemarau 2024

JAKARTA, inimalangraya.com,– Menghadapi musim kemarau 2024, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengimplementasikan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) sebagai langkah mitigasi kekeringan. Dengan menggandeng BMKG, BRIN, dan TNI AU, TMC bertujuan menjaga debit air di bendungan yang dikelola Direktorat Jenderal Sumber Daya Air.

Efek TMC: Peningkatan Debit Air

Direktur Jenderal Sumber Daya Air, Bob Arthur Lombogia, mengungkapkan bahwa TMC berhasil meningkatkan inflow air meskipun tidak secara masif. Curah hujan ringan hingga sedang terjadi di 34 bendungan, dengan inflow waduk bertambah hingga 63,85 juta meter kubik.

“TMC terbukti efektif sebagai upaya mitigasi kekeringan dan dapat diterapkan pada musim hujan untuk menghindari banjir,” kata Bob Lombogia dalam konferensi pers.

Dampak Positif bagi Pertanian

TMC juga memberikan dampak positif bagi irigasi pertanian, membantu petani yang menghadapi kesulitan air akibat perubahan iklim. Hujan buatan dari TMC tidak hanya turun di daerah tangkapan air waduk, tetapi juga mengairi langsung area irigasi.

Pelaksanaan TMC di Posko Kunci

TMC dilaksanakan pada 1-10 Juni 2024 di tiga posko: Lanud Husein Sastranegara, Lanud Adi Soemarmo, dan Lanud Abdurrahman Saleh. Posko di Lanud Halim Perdanakusuma tidak melaksanakan TMC karena bendungan terkait sudah dalam kondisi normal.

Target Bendungan dan Data Penurunan Air

Program TMC menyasar 43 bendungan di Pulau Jawa dengan layanan irigasi. Pada 27 Mei 2024, pemetaan menunjukkan 97 tampungan waduk mengalami penurunan volume air sebesar 19 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Namun, hanya 43 bendungan yang direkomendasikan untuk pelaksanaan TMC.

Dengan langkah-langkah strategis ini, Kementerian PUPR berkomitmen menjaga ketersediaan air dan mendukung ketahanan pangan di tengah ancaman kekeringan. Teknologi Modifikasi Cuaca menjadi solusi inovatif yang dapat diandalkan untuk mengatasi tantangan perubahan iklim di masa depan.

Sumber: infopublik.id

Tinggalkan Komentar