Pemerintah Bidik Green Jobs untuk Tekan Pengangguran

inimalangraya.com,– Pemerintah terus berupaya menurunkan angka pengangguran terbuka yang saat ini tercatat sebesar 4,72% dari jumlah angkatan kerja. Salah satu langkah yang diambil adalah mengoptimalkan penciptaan lapangan kerja. Upaya penciptaan lapangan kerja ini diambil dari sektor reklamasi pertambangan dan transisi energi, seperti pengembangan biomassa.
Optimalisasi Cipta Lapangan Kerja
Plh Asisten Deputi Pengelolaan Produk Kehutanan dan Jasa Lingkungan, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) RI, Fatma Puspitasari, menjelaskan pentingnya optimalisasi penciptaan lapangan kerja dalam Rapat Koordinasi Teknis di Tangerang pada 17-18 Juli 2024. “Untuk itu diperlukan optimalisasi cipta lapangan kerja dari reklamasi pertambangan bentuk lain dan dari transisi energi seperti pengembangan biomassa,” ungkap Fatma.
Biomassa: Energi Hijau dari Limbah
Fatma menegaskan bahwa biomassa dapat dikategorikan sebagai energi hijau. Hal tersebut dikarenakan sumber utamanya di Indonesia berasal dari limbah kehutanan, limbah pertanian, dan perkebunan seperti cangkang sawit. “Biomassa Indonesia tidak berasal dari deforestasi,” lanjutnya dalam keterangan tertulisnya pada Jumat (19/07) di Tangerang.
Reklamasi Pascatambang
Reklamasi pascatambang dibagi menjadi reklamasi vegetasi dan non-vegetasi, yang juga dikenal sebagai reklamasi pertambangan bentuk lain. Kegiatan reklamasi ini diatur dalam Undang-Undang Pertambangan Mineral dan Batubara (UU Minerba) No. 3 Tahun 2020. Reklamasi pertambangan bentuk lain dapat meliputi pembangunan area permukiman, pariwisata, sumber air, atau area pembudidayaan.
Contoh Implementasi Reklamasi oleh PTBA
Perwakilan dari VP Pengelolaan Lingkungan dan Penunjang Tambang PT. Bukit Asam Tbk. (PTBA), Ketut Junaedi, menjelaskan bahwa PTBA telah melakukan reklamasi pertambangan bentuk lain. “Kita ada program terkait pengembangan dan pemberdayaan masyarakat di PTBA, unit pertambangan Tanjung Enim dan juga unit Pelabuhan Tarahan. Program ini jelas untuk membantu percepatan penyerapan tenaga kerja lokal,” jelasnya.
Green Jobs sebagai Peluang Baru
Direktur Ketenagakerjaan, Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (Kemen PPN), Nur Hygiawati Rahayu, menambahkan bahwa Indonesia memiliki banyak kesempatan dari lapangan pekerjaan baru di sektor green jobs. “Ini bisa menjadi cara mengoptimalkan kebijakan pengelolaan lingkungan dan kehutanan untuk mendukung terciptanya lapangan kerja. Dampak lain era transisi energi dimana pemerintah harus memperhatikan potensi lapangan kerja yang hilang,” tutupnya.
Dengan upaya ini, pemerintah berharap dapat mengurangi angka pengangguran dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui penciptaan lapangan kerja yang berkelanjutan dan ramah lingkungan. Pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat harus bekerja sama untuk mewujudkan visi ekonomi hijau yang inklusif dan berkelanjutan. “Green jobs” bukan hanya membuka peluang kerja, tapi juga menandakan langkah Indonesia menuju masa depan yang lebih ramah lingkungan dan sejahtera.
Sumber: infopublik.id
BACA JUGA
