Transformasi Transparansi: 250 Badan Publik Ikuti Bimtek KIP

Bimbingan Teknis (Bimtek) Monitoring dan Evaluasi (Monev) Keterbukaan Informasi Publik (KIP) 2024, Selasa (23/7). Foto: KI Jatim
Bimtek Monev KIP

JATIM, inimalangraya.com,– Selasa (23/7), menjadi hari bersejarah bagi lebih dari 250 badan publik di Jawa Timur yang mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Monitoring dan Evaluasi (Monev) Keterbukaan Informasi Publik (KIP) 2024. Kegiatan ini menjadi titik awal dari proses penilaian dan pemeringkatan untuk menentukan apakah badan-badan tersebut memenuhi standar informatif yang diharapkan. Acara ini berlangsung secara daring dan menandai langkah awal menuju evaluasi transparansi informasi publik di provinsi ini.

Pembukaan dengan Semangat Baru

Bimtek dibuka oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Pemprov Jatim, Sherlita Ratna Dewi Agustin, mewakili Pj Gubernur Adhy Karyono. Dalam sambutannya, Sherlita menekankan pentingnya kegiatan dalam mendukung keterbukaan informasi publik di semua tingkatan lembaga, mulai dari desa hingga provinsi. “Kami sangat mengapresiasi kerjasama dengan Komisi Informasi Jatim yang baru tahun ini kami jalankan,” ungkapnya. Sherlita menambahkan bahwa keberhasilan kegiatan ini akan bergantung pada partisipasi aktif semua badan publik.

Evaluasi: Menyongsong Transparansi yang Lebih Baik

Sherlita menyoroti  tahun-tahun sebelumnya  banyak badan publik yang belum mengembalikan Self Assessment Questionnaire (SAQ) sebagai bahan awal penilaian Monev KIP. Tahun ini, diharapkan seluruh lembaga akan mengembalikan SAQ tersebut. Hal tersebut memungkinkan Komisi Informasi Jatim untuk melakukan penilaian menyeluruh tentang status informatif masing-masing badan publik.

 

Baca Juga:

 

Rangkaian Bimtek dan Harapan ke Depan

Ketua KI Jatim, Edi Purwanto, menjelaskan bahwa Bimtek Monev KIP adalah kegiatan rutin tahunan yang bertujuan untuk memotret tingkat keterbukaan informasi di Jawa Timur. Pada hari pertama, pemkab/pemkot, OPD di lingkungan Pemprov Jatim, serta lembaga vertikal termasuk KPU dan Bawaslu kabupaten/kota se-Jatim, turut serta dalam pelatihan ini.

Edi juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh badan publik atas partisipasi mereka. “Apresiasi kami sampaikan kepada semua yang telah bergabung. Kami berharap ini dapat meningkatkan kinerja, pembangunan, dan demokrasi di Jawa Timur,” ujarnya.

Meningkatkan Partisipasi dan Keterbukaan

Penanggungjawab Monev KIP 2024, Yunus Mansur Yasin, menambahkan bahwa harapan besar tertuju pada peningkatan partisipasi dari Pemerintah Desa dan BUMD. “Ini adalah langkah bersama untuk memastikan keterbukaan informasi yang maksimal, demi mewujudkan masyarakat Jatim yang lebih informatif,” tegas Yunus.

Materi Bimtek hari pertama disampaikan oleh Wakil Ketua KI Jatim, Elis Yusniyawati, untuk badan publik dan OPD Pemprov Jatim, serta Kabid Penyelesaian Sengketa Informasi KI Jatim, A. Nur Aminuddin, untuk lembaga vertikal. Pada hari kedua, pelatihan akan dilanjutkan dengan materi dari Kabid Advokasi, Sosialisasi, dan Edukasi KI Jatim, Yunus Mansur Yasin, serta Kabid Kelembagaan KI Jatim, M. Sholahuddin, untuk pemerintah desa dan BUMD.

Dengan semangat baru dan komitmen yang kuat, Bimtek Monev KIP 2024 diharapkan menjadi langkah awal yang penting menuju transparansi informasi publik yang lebih baik di Jawa Timur.

Sumber: Kominfo Provinsi Jawa Timur

Komentar (1)

    li class="pingback even thread-even depth-1" id="comment- 476">
    450 Prajurit Berangkat! Pesan Pj. Wali Kota Malang Bikin Haru - Ini Malang Raya
    1 tahun lalu

    […] Baca Juga: Transformasi Transparansi: 250 Badan Publik Ikuti Bimtek KIP […]

Tinggalkan Komentar