Istana Garuda Resmi Menjadi Kantor Presiden di IKN

inimalangraya.com,– Presiden Joko Widodo (Jokowi) baru saja menorehkan sejarah dengan meresmikan nama baru untuk Kantor Presiden di Ibu Kota Nusantara (IKN) Penajam Paser Utara. Kini, bangunan yang dulunya dikenal sebagai Kantor Presiden resmi menyandang nama Istana Garuda.
Tak hanya itu, Istana Kepresidenan IKN juga mengalami perubahan nama menjadi Istana Negara. Pengumuman ini disampaikan oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), yang juga Pelaksana Tugas (Plt) Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN), Basuki Hadimuljono, setelah pertemuan penting dengan Presiden pada Senin (29/7).
Dalam keterangan pers yang disampaikan melalui media sosial Sekretariat Presiden. Basuki menjelaskan bahwa Presiden Jokowi menekankan pentingnya partisipasi masyarakat dalam penataan kawasan IKN.
“Istana Garuda adalah simbol dari keterlibatan aktif masyarakat. Kami ingin memastikan bahwa semua kalangan merasakan manfaat dari pembangunan ini dan tidak merasa terpinggirkan,” ujar Basuki. Ini merupakan bagian dari komitmen untuk mengintegrasikan masyarakat dalam setiap aspek pengembangan IKN.
IKN sebagai Teladan Tata Kelola Perkotaan
Presiden Jokowi juga menegaskan bahwa IKN harus menjadi contoh ideal dalam tata kelola perkotaan yang efektif dan efisien. “IKN tidak hanya harus baik, tetapi juga harus cepat dalam segala bentuk perizinan dan pelayanan publik. Ini akan menjadi model bagi kota-kota lain di Indonesia,” ungkap Basuki. Ia menegaskan harapan Presiden agar IKN dapat menunjukkan cara baru dalam manajemen pemerintahan dan pengembangan kota.
Basuki juga mengungkapkan perkembangan terbaru terkait investasi di IKN. “Kami telah menandatangani 14 Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan berbagai pihak. Dalam kunjungan Presiden mendatang, akan ada lima groundbreaking penting yang harus disertai dengan PKS lengkap,” jelasnya. Perusahaan-perusahaan yang terlibat termasuk Bank Central Asia (BCA), Intiland, Indogrosir, LG Electronics (LGE), dan Swissbell Hotel.
Kehadiran Plt Wakil Kepala OIKN Raja Juli Antoni, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, dan Sekretaris OIKN Achmad Jaka Santos Adiwijaya dalam konferensi pers menegaskan bahwa proyek IKN sedang dalam jalur yang benar menuju masa depan yang cerah.
Nama baru, komitmen untuk keterlibatan masyarakat, serta tata kelola yang efisien, semuanya menyatu dalam visi besar untuk menjadikan IKN sebagai model baru bagi Indonesia dan dunia.
Sumber: Infopublik.id
BACA JUGA
