Optimalkan Jatim Bejo, Pemprov Jatim Adakan E-Purchasing Award

JATIM, inimalangraya.com,- Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) terus berupaya meningkatkan efisiensi dan transparansi dalam pengadaan barang dan jasa melalui pemanfaatan aplikasi Jatim Bejo. Inovasi ini telah menjangkau seluruh kabupaten dan kota di Jawa Timur, menjadikan pengadaan barang lebih cepat, transparan, dan akuntabel.
Dalam rangka memberikan penghargaan kepada entitas pemerintahan yang telah menunjukkan kinerja terbaik dalam menerapkan e-purchasing, Pemprov Jatim mengadakan acara E-Purchasing Award 2024. Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur, Bobby Soemiarsono, menjelaskan bahwa penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi kepada pemerintah daerah yang berhasil mengoptimalkan penggunaan aplikasi Jatim Bejo.
“Aplikasi ini memungkinkan transaksi hingga Rp200 juta. Selain itu juga, mempermudah metode pembayaran melalui virtual account dan ID Billing Bank Jatim,” ungkap Bobby dalam sambutannya.
Salah satu keunggulan aplikasi Jatim Bejo adalah kemampuannya untuk menangani pengadaan barang dan jasa hingga ke tingkat desa. Fitur ini membuka peluang bagi UMKM dan marketplace lokal untuk ikut serta dalam proses pengadaan, dengan nilai transaksi yang telah mencapai lebih dari Rp1 triliun. Dengan 9.958 penyedia UMKM dan lebih dari 4.000 produk yang ditayangkan, aplikasi ini mampu meningkatkan efisiensi. Sehingga, hal tersebut dapat mempercepat proses pengadaan barang dan jasa.
Baca Juga:
Penerima Penghargaan: Mengakui Prestasi dan Dedikasi
Pada acara penghargaan tersebut, beberapa kabupaten dan kota, serta organisasi perangkat daerah (OPD) dan vendor, mendapat pengakuan atas kontribusi mereka dalam menggunakan Jatim Bejo. Kota Malang dinobatkan sebagai juara pertama untuk kategori transaksi terbanyak melalui Jatim Bejo, diikuti oleh Kota Kediri dan Kabupaten Pasuruan. Untuk kategori OPD, Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur meraih juara pertama. Sementara untuk kategori vendor, KPRI Nirmala menempati posisi teratas dalam bidang makanan dan minuman.
Ke depan, Pemprov Jatim berkomitmen untuk terus mengembangkan aplikasi Jatim Bejo. Sehingga penggunaannya dapat lebih optimal dalam memenuhi kebutuhan pengadaan barang dan jasa di seluruh wilayah Jawa Timur. Dengan adanya E-Purchasing Award ini, diharapkan seluruh entitas pemerintahan di Jawa Timur semakin termotivasi. Hal ini agar Jatim Bejo dapat berperan untuk meningkatkan transparansi dan efisiensi pengadaan barang dan jasa.
Sumber: Diskominfo Jatim
BACA JUGA

